BREAKING NEWS
Jumat, 13 Maret 2026

Pegawai Minimarket Tewas Ditikam Rekan Kerja di Gambir

BITVonline.com - Selasa, 10 September 2024 03:57 WIB
Pegawai Minimarket Tewas Ditikam Rekan Kerja di Gambir
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Tragedi terjadi di sebuah minimarket di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (9/9) dini hari, saat seorang pegawai minimarket berinisial SY (21) tewas akibat ditikam oleh rekannya sendiri yang berinisial SZ (25). Insiden berdarah ini terjadi di ruang gudang minimarket tempat keduanya bekerja.

Menurut informasi yang diperoleh dari Kapolsek Gambir, Kompol Jamalinus Nababan, korban SY ditemukan dalam kondisi tengkurap di gudang dengan sejumlah luka tusukan. “Saksi mendengar teriakan yang semakin keras. Ketika saksi melihat ke arah gudang, ia melihat korban sudah dalam keadaan tengkurap dengan banyak darah dan meminta tolong,” kata Jamalinus saat dihubungi.

Saat ditemukan, korban mengalami beberapa luka tusukan yang cukup serius. “Korban mengalami luka tusuk di bagian jantung, punggung, dan kaki. Terduga pelaku, SZ, saat itu tengah memegang pisau,” jelasnya.

Pelaku SZ, yang juga merupakan rekan kerja korban, telah diamankan oleh pihak kepolisian. “Identitas korban SY (21) dan pelaku SZ (25) sudah kami amankan. Kejadian ini terjadi di TKP gudang minimarket,” kata Kapolsek.

Hingga berita ini diturunkan, motif pasti dari penusukan tersebut belum dapat dipastikan. Kapolsek Gambir mengungkapkan bahwa pihak kepolisian masih mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi dan pelaku. “Saat ini kami masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman motif. Belum ada kejelasan mengenai alasan di balik penusukan ini. Kami masih memeriksa dua saksi untuk mendapatkan gambaran lebih jelas,” tambah Jamalinus.

Peristiwa ini mengejutkan banyak pihak, terutama mereka yang mengenal korban dan pelaku. Minimarket tempat kejadian kini menjadi lokasi penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian, yang berusaha mengungkap detail dari kasus tragis ini.

Dengan adanya kasus ini, masyarakat diharapkan semakin waspada terhadap potensi konflik yang bisa berujung pada kekerasan di lingkungan kerja. Kepolisian berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut setelah proses pemeriksaan lebih mendalam selesai dilakukan.

(K/09)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru