Rico Waas Tekankan Ulama sebagai Kompas Moral, Bukan Alat Kepentingan Sesaat
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya peran ulama sebagai mitra moral dalam penyelenggaraan pemerintahan,
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Dua mantan anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Brigadir Dwi Wicaksono dan Bripka Ready Pratama, disidang dalam sidang etik pada Selasa (7/1/25). Kasus yang menjerat keduanya terkait dengan pemerasan terhadap pengunjung Djakarta Warehouse Project (DWP).
Informasi ini disampaikan oleh Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Choirul Anam, yang mengonfirmasi bahwa kedua anggota polisi tersebut tengah menjalani sidang kode etik secara tertutup di TNCC Polri, Jakarta. “Hari ini (yang disidang etik) juga dua, Brigadir D dan Bripka R,” ujar Anam.
Sebelumnya, Divpropam Polri telah menindak sejumlah polisi yang terlibat dalam kasus pemerasan di DWP, dengan memberikan sanksi kepada sembilan anggota polisi. Tiga di antaranya diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH), yakni:
Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Donald Parlaungan Simanjuntak Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Malvino Edward Yusticia Panit 1 Unit 3 Subdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Yudhy Triananta SaefulSementara itu, enam polisi lainnya mendapat sanksi demosi, antara lain:
Kompol Dzul Fadlan, Kanit 5 Subdit 2 Ditresnarkoba, yang didemosi selama 8 tahun Iptu Sehatma Manik, Bhayangkara Administrasi Penyelia Bidang Subdit 3 Ditresnarkoba, yang didemosi selama 8 tahun Iptu Syaharudin, Panit 1 Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba, yang didemosi selama 8 tahun Brigadir Fahrudin Rizki Sucipto, Bintara Ditresnarkoba, yang didemosi selama 5 tahun Aiptu Armadi Juli Marasi Gultom, Banit 3 Subdit 3 Ditresnarkoba, yang didemosi selama 5 tahun Bripka Wahyu Tri Haryanto, Banit 3 Subdit 3 Ditresnarkoba, yang didemosi selama 5 tahunTindak tegas terhadap anggota kepolisian ini menegaskan bahwa Polri tidak mentolerir perbuatan yang merusak citra institusi, termasuk pemerasan terhadap masyarakat.
Sidang etik terhadap Brigadir Dwi Wicaksono dan Bripka Ready Pratama diharapkan dapat memberikan keputusan yang sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan, sebagai bagian dari upaya Polri menjaga integritas dan kepercayaan publik.
(N/014)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya peran ulama sebagai mitra moral dalam penyelenggaraan pemerintahan,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa Indonesia saat ini tidak lagi bergantung pada im
EKONOMI
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentu
AGAMA
JAKARTA Advokat Elza Syarief resmi mengundurkan diri sebagai kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, ya
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Langkat meresmikan Sekretariat Pengurus Anak Cabang (PAC) Hanura Kecamatan S
POLITIK
JAKARTA Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang tergabung dalam BEM Bersatu menyatakan sikap menolak segala bentuk intervensi poli
POLITIK
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan seluruh desa dan dusun di Indonesia sudah teraliri li
PEMERINTAHAN
PALU Delapan warga di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dilaporkan mengalami lukaluka akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang m
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta Fun Walk yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan dal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence
NASIONAL