KPK Panggil Pejabat ESDM, Kasus Gratifikasi Batu Bara Masuki Babak Baru
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Direktur Pembinaan Pengusaha Batu Bara pada Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kemen
NASIONAL
Balige – Arus lalu lintas di kawasan Toba, khususnya yang menghubungkan Tarutung dan Medan, terlihat lancar pada hari ini, Rabu (2/1/2025). Jumlah kendaraan yang melintas lebih sedikit dibandingkan tahun lalu, membuat perjalanan lebih nyaman dan tidak ada penumpukan kendaraan di beberapa titik. Sejak dimulainya libur Nataru, arus lalu lintas di Toba terpantau relatif lancar, meskipun pihak kepolisian tetap mengantisipasi potensi kemacetan. Kepolisian menempatkan personel di lokasi-lokasi yang dianggap rawan macet guna memastikan kelancaran arus lalu lintas. “Kami telah menempatkan sejumlah personel di beberapa titik yang diperkirakan rawan kemacetan. Sampai saat ini, tidak ada kendala berarti dalam pengaturan lalu lintas,” ujar Kasi Humas Polres Toba, AKP Bungaran Samosir, Kamis (2/1/2025). AKP Bungaran menjelaskan bahwa operasi kepolisian yang terpusat dimulai sejak 21 Desember 2024 dan akan berakhir pada 2 Januari 2025.
Namun, operasi ini tidak sepenuhnya selesai, melainkan akan dilanjutkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama liburan Tahun Baru. Sebelumnya, Kapolres Toba AKBP Wahyu Indrajaya mengungkapkan bahwa pasar tumpah di beberapa wilayah menjadi salah satu potensi penyebab kemacetan. Pasar-pasar tradisional yang terletak di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) sering kali memakan bahu jalan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas. “Pasar tumpah menjadi fokus kami. Ada lima titik pasar tumpah yang rawan menyebabkan kemacetan di Kabupaten Toba, yaitu pasar Aek Natolu, Porsea, Simpang Silimbat, Laguboti, dan Balige,” ujar AKBP Wahyu. Pasar-pasar tradisional ini seringkali memanfaatkan bahu jalan sebagai tempat kegiatan jual beli, yang dapat memperlambat atau bahkan memblokir jalur utama.
Untuk itu, pihak kepolisian secara rutin turun ke lapangan guna memantau arus lalu lintas sekaligus mengatur jalannya kendaraan, terutama di sekitar pasar-pasar tersebut. “Kami terus berupaya untuk mengurangi kemacetan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berkunjung ke pasar. Keberadaan pasar tumpah ini memang menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” tambah AKBP Wahyu. Sebagai bagian dari upaya pengamanan, kegiatan operasi kepolisian yang dilakukan sejak libur Nataru akan dilanjutkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), guna memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa liburan. Polisi juga akan terus memantau potensi kemacetan, terutama di sekitar pasar tumpah dan titik rawan lainnya. Dengan langkah-langkah antisipasi ini, diharapkan liburan Tahun Baru dapat berjalan lancar tanpa gangguan lalu lintas yang berarti.
(CHRISTIE)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Direktur Pembinaan Pengusaha Batu Bara pada Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kemen
NASIONAL
JAKARTA Sebanyak 15 perwakilan mahasiswa dari Universitas Bung Karno, Universitas MH Thamrin, dan Universitas Terbuka memberikan tenggat w
POLITIK
MEDAN Akses jaringan internet dilaporkan mengalami gangguan hingga tidak dapat digunakan selama beberapa jam saat aksi unjuk rasa mahasi
POLITIK
JAKARTA Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Jakarta membubarkan diri
POLITIK
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur seko
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima 15 perwakilan mahasiswa yang sebelumnya menggelar aksi demonstrasi di kawasan Jal
POLITIK
JAKARTA Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan perbaikan terhadap usulan anggaran tahun 2027. Per
POLITIK
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan anggaran sebesar Rp815,56 miliar dalam Rancangan Angg
EKONOMI
MEDAN Ketua DPRD Sumatera Utara, Erni Ariyanti Sitorus, meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan praktik jual beli dapur dala
POLITIK
BANDA ACEH Analis kebijakan publik Dr. Nasrul Zaman melayangkan kritik terhadap Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta
NASIONAL