BREAKING NEWS
Selasa, 16 Juni 2026

Kompor Listrik Masuk Program Energi Nasional, ESDM Siapkan Anggaran Rp815 Miliar

Nurul - Senin, 15 Juni 2026 19:20 WIB
Kompor Listrik Masuk Program Energi Nasional, ESDM Siapkan Anggaran Rp815 Miliar
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026. (Foto: Tangkapan Layar TVR PARLEMEN / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan anggaran sebesar Rp815,56 miliar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 untuk program kompor listrik. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG).

Usulan tersebut disampaikan Bahlil dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026. Selain kompor listrik, pemerintah juga menyiapkan program konversi motor listrik dengan anggaran mencapai Rp635,24 miliar.

Bahlil menjelaskan bahwa arah kebijakan energi ke depan tidak hanya bergantung pada LPG, tetapi juga mendorong penggunaan energi berbasis listrik dan alternatif lain seperti CNG. Menurut dia, program kompor listrik akan menjadi salah satu instrumen untuk menekan beban impor energi nasional.

Baca Juga:

"Energi yang kami dorong ke depan tidak hanya tentang LPG, tetapi juga kompor listrik dan CNG," ujar Bahlil dalam rapat tersebut.

Ia juga meminta Komisi XII DPR RI untuk membantu pendataan daerah yang dinilai paling siap dan membutuhkan implementasi kompor listrik. Data tersebut, kata dia, akan digunakan untuk sinkronisasi program di lapangan agar tidak berjalan parsial.

Di sisi lain, wacana transisi dari kompor gas ke kompor listrik sebelumnya pernah muncul pada masa pemerintahan sebelumnya, namun belum berjalan optimal karena berbagai pertimbangan teknis dan sosial. Pemerintah kini kembali mendorong skema serupa seiring dinamika harga energi global dan tingginya ketergantungan impor LPG.*

(an/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bahlil Pastikan Pertalite dan LPG 3 Kg Tak Naik, Pertamax Berpotensi Turun
Purbaya Tegaskan RAPBN 2027 Tetap Disiplin, Defisit dan Utang Dijaga dalam Batas Aman
Kapolda Aceh Terima Audiensi Pertamina, Bahas Pengamanan Distribusi BBM dan LPG
Pemko Tanjungbalai dan Pertamina Bahas Ketersediaan LPG 3 Kg, Ini Hasilnya
Bahlil Tegaskan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
Warga Keluhkan Kelangkaan LPG 3 Kg, Plh Wali Kota Tanjungbalai Turun Tangan Sidak Agen dan Pangkalan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru