Dikebut Siang Malam, Lima Sekolah Rakyat di Indonesia Hampir Rampung Jelang Tahun Ajaran Baru
JAKARTA Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Indonesia agar dapat digunakan pada Tahun Ajaran 2
NASIONAL
MYANMAR -Pemimpin junta militer Myanmar, Min Aung Hlaing, muncul di hadapan publik dan memberikan pernyataan langka setelah gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang Myanmar.
Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Sabtu (29/3/2025), ia meminta bantuan masyarakat internasional untuk menangani dampak bencana mematikan tersebut.
"Saya secara pribadi telah mengunjungi beberapa lokasi yang terkena dampak untuk menilai situasinya. Saya ingin meminta semua orang untuk bergandengan tangan dan mendukung misi penyelamatan yang sedang berlangsung," ujar Min Aung Hlaing.
Gempa yang terjadi pada Jumat (28/3) menyebabkan setidaknya 144 orang tewas dan 732 orang lainnya mengalami luka-luka.
Jumlah korban diperkirakan akan terus bertambah seiring berjalannya operasi pencarian dan penyelamatan.
Dalam pernyataannya, Min Aung Hlaing mengonfirmasi bahwa pemerintahan junta militer telah mengumumkan keadaan darurat dan secara terbuka meminta bantuan dari berbagai negara serta organisasi kemanusiaan.
"Saya telah mengumumkan keadaan darurat dan meminta bantuan internasional," katanya.
Ia juga menyebut bahwa India telah menyatakan kesiapannya untuk mengirimkan bantuan.
Myanmar pun terbuka terhadap segala bentuk bantuan dari berbagai pihak untuk membantu rakyat yang terdampak bencana.
"Saya ingin menyampaikan undangan terbuka kepada organisasi dan negara mana pun yang bersedia datang dan membantu orang-orang yang membutuhkan di negara kita," tambahnya.
Seruan permintaan bantuan ini menunjukkan betapa parahnya dampak gempa bumi yang terjadi di Myanmar.
Di sisi lain, langkah ini juga mencerminkan situasi unik yang dihadapi oleh Min Aung Hlaing, yang saat ini menjadi subjek permintaan surat perintah penangkapan dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).
Sejak merebut kekuasaan pada 2021, junta militer Myanmar dipimpin oleh Min Aung Hlaing dan menghadapi kecaman luas dari komunitas internasional.
Jaksa agung ICC telah mengajukan surat perintah penangkapan terhadapnya atas dugaan kejahatan terhadap kelompok minoritas Rohingya, dengan lebih dari 1 juta warga Rohingya yang telah dipindahkan secara paksa dari Myanmar.
Hingga kini, ICC masih mempertimbangkan permintaan tersebut.
Gempa bumi kali ini menjadi tantangan besar bagi Myanmar, yang tidak hanya berjuang menghadapi dampak bencana alam tetapi juga tengah berada dalam krisis politik berkepanjangan.
(dc/a)
JAKARTA Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Indonesia agar dapat digunakan pada Tahun Ajaran 2
NASIONAL
MEDAN Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan menyaksikan langsung pertandingan Piala AFF U19 antara Tim
NASIONAL
TABANAN Presiden Prabowo Subianto mengaku puas sekaligus gembira melihat perkembangan program Sekolah Rakyat yang kini mulai mendapatkan
PENDIDIKAN
TABANAN Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan motivasi kepada para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 di Tabanan, Bali
NASIONAL
BANDA ACEH Tim Rimueng Koetaradja Unit Reaksi Cepat Polresta Banda Aceh menangkap seorang pria berinisial MI (26), warga Kabupaten Bir
HUKUM DAN KRIMINAL
TABANAN Wakil Ketua PMI Kabupaten Tabanan, I Wayan Ariasa, mengajak seluruh anggota PMR Wira SMA Negeri 2 Tabanan untuk menghayati dan m
PENDIDIKAN
TABANAN Presiden Prabowo Subianto mengungkap kisah menarik tentang dua angka yang dianggap membawa keberuntungan dalam perjalanan hidupn
NASIONAL
TABANAN Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 di Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu (7
PENDIDIKAN
SIMALUNGUN Sebuah rumah yang telah lama ditinggal pemiliknya di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menjadi sasaran pencurian. Akibat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil menangkap seorang pria berinisial YM (24) yang diduga terlibat dalam aksi penembakan t
HUKUM DAN KRIMINAL