Konflik antara China dan Taiwan bermula pada tahun 1949, ketika pasukan nasionalis Kuomintang yang dipimpin oleh Chiang Kai-shek kalah dalam perang saudara melawan pasukan komunis Mao Zedong.
Setelah itu, Chiang melarikan diri ke Taiwan dan mendeklarasikan Taiwan sebagai negara berdaulat.
Namun, China terus menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak mengakui status kemerdekaan pulau tersebut.
Hingga kini, hanya 11 negara dan Vatikan yang masih mengakui kedaulatan Taiwan, meskipun pemerintah Taiwan tetap mempertahankan klaim sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.