Demokrasi Butuh Jurnalisme Kritis
OlehJannus TH SiahaanDEMOKRASI sering diberi parameter dengan halhal yang mudah terlihat, seperti pemilu yang berlangsung secara rutin, pa
OPINI
INDIA -Pemerintah Pakistan mengambil langkah tegas dengan mengusir sejumlah pejabat diplomatik India dan menutup wilayah udaranya untuk pesawat yang dimiliki atau dioperasikan oleh India.
Keputusan ini diambil setelah serangan bersenjata di Pahalgam, Jammu dan Kashmir, yang menewaskan 26 orang pada 22 April 2025, meningkatkan ketegangan antara kedua negara.
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan pada Kamis (24/4/2025), Kantor Perdana Menteri Pakistan mengungkapkan bahwa Penasihat Pertahanan India di Islamabad telah dinyatakan persona non grata dan diminta segera meninggalkan Pakistan.
Selain itu, Pakistan juga membatalkan seluruh visa yang telah dikeluarkan untuk warga negara India, kecuali bagi peziarah Sikh, dan menutup sepenuhnya perbatasan darat Wagah.
"Semua pergerakan dari India melalui perbatasan Wagah dihentikan tanpa pengecualian, dan seluruh aktivitas perdagangan, termasuk melalui negara ketiga ke India, juga dihentikan," kata pernyataan tersebut.
Langkah ini diambil menyusul insiden tragis di Pahalgam, yang merupakan serangan paling mematikan terhadap warga sipil di wilayah Kashmir dalam 25 tahun terakhir.
Meskipun tidak ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut, India menuduh Pakistan terlibat dalam insiden ini. Sebagai tanggapan, India juga melakukan serangkaian langkah diplomatik, termasuk menangguhkan Perjanjian Perairan Indus 1960 dan menarik sebagian staf diplomatik dari Islamabad.
Pakistan mengeluarkan peringatan keras kepada India terkait masalah air, dengan mengatakan bahwa setiap upaya untuk memblokir atau mengalihkan aliran air yang menjadi hak Pakistan berdasarkan Perjanjian Perairan Indus akan dianggap sebagai tindakan perang. "Kami akan merespons dengan seluruh kekuatan negara," tegas pernyataan dari Kantor Perdana Menteri.
Ketegangan antara India dan Pakistan terkait Kashmir sudah berlangsung lama, dengan masing-masing negara saling menuduh mendukung kelompok pemberontak di wilayah tersebut.
Pakistan mendukung hak penentuan nasib sendiri bagi rakyat Kashmir, sementara India menganggap wilayah tersebut sebagai bagian tak terpisahkan dari negaranya.*
(bs/J006)
OlehJannus TH SiahaanDEMOKRASI sering diberi parameter dengan halhal yang mudah terlihat, seperti pemilu yang berlangsung secara rutin, pa
OPINI
JAKARTA Bank Mandiri kembali menghadirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 sebagai salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku Usaha
EKONOMI
JAKARTA Dalam ajaran Islam, amalan seseorang terputus ketika meninggal dunia, kecuali beberapa amal yang pahalanya tetap mengalir.Salah
AGAMA
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyambut kedatangan Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan atau Pang
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., resmi membuka Program Pemagangan Nasional Tahun 2026 Kementerian Ketenagakerjaan Republ
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., bersama Bupati Asahan dan Komandan Batalyon Infanteri (Danyon
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menghadiri peresmian pengembangan operasional produksi PT Un
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Se
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap pengembangan operasional produksi fatty alcohols PT Unilever Oleochemical Indones
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan mulai mengandalkan digitalisasi untuk memperketat pengawasan pajak daerah. Salah satu langkah yang dilakukan
PEMERINTAHAN