VATIKAN -Lebih dari 250.000 orang tercatat telah memberikan penghormatan terakhir kepada Paus Fransiskus hingga Jumat (25/4/2025), dalam prosesi tiga hari di Basilika Santo Petrus, Vatikan.
Jumlah ini melampaui angka 195.000 pelayat saat wafatnya Paus Benediktus XVI pada tahun 2022, menurut pernyataan resmi dari Vatikan.
Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi salah satu tokoh dunia terakhir yang membungkuk di depan peti jenazah Paus Fransiskus.
Suasana haru dan penuh penghormatan menyelimuti ribuan peziarah, warga lokal, hingga wisatawan yang memadati area basilika sejak pagi, bertepatan dengan hari libur nasional.
"Pria yang luar biasa! Dia mencintai semua orang, semua agama," ujar Igho Felici, warga Italia yang ikut memberikan penghormatan.
Jenazah Paus disemayamkan dalam peti kayu terbuka, dibalut jubah merah, mengenakan mitra putih, sepatu hitam, dan rosario yang melingkar di jarinya.
Upacara penutupan peti dilakukan secara pribadi pada Jumat malam.
Sesuai tradisi Gereja Katolik, wajah Paus ditutupi kerudung sutra putih.
Di dalam peti juga disimpan tas berisi koin dan medali dari masa 12 tahun kepausannya.
Pihak Vatikan mengumumkan Lapangan Santo Petrus akan dibuka kembali pada Sabtu (26/4/2025) pukul 05.30 pagi waktu setempat untuk menyambut sekitar 200.000 pelayat tambahan.
Pengamanan ekstra ketat diberlakukan dengan kehadiran penembak jitu, larangan drone, dan kesiagaan jet tempur.