Trump sempat menuntut penahanan para jurnalis yang membocorkan dokumen tersebut.
Meski sudah diinvestigasi oleh Secret Service dan Mahkamah Agung, pelaku kebocoran hingga kini belum terungkap.
Selain dua kasus utama tersebut, Bongino juga mengumumkan penambahan sumber daya untuk penyelidikan FBI atas insiden penempatan bom pipa di Komite Nasional Demokrat dan Republik pada Januari 2021, yang terjadi sebelum serangan di Gedung Capitol.
Hingga kini, juru bicara Presiden Biden belum memberikan komentar terkait penyelidikan terbaru ini.*