Nyantai di Atas Becak, Petani di Paluta Diamankan Polisi Usai Kedapatan Bawa Sabu
PADANG LAWAS UTARA Seorang petani berinisial HAY (33) diamankan polisi setelah kedapatan membawa narkotika jenis sabu saat duduk santai
HUKUM DAN KRIMINAL
AS-Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping direncanakan melakukan panggilan telepon yang telah lama dinantikan pada akhir pekan ini.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Gedung Putih pada Senin (2/6/2025), di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia.
"Dua pemimpin kemungkinan besar akan berbincang pekan ini," kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, kepada wartawan di luar West Wing.
Panggilan tersebut dinilai sebagai langkah awal untuk meredam konflik dagang yang kembali memanas setelah Trump pekan lalu menuduh Tiongkok melanggar kesepakatan yang telah dicapai sebelumnya.
Kesepakatan itu sempat membuat kedua negara menurunkan tarif secara timbal balik selama 90 hari.
Namun, pada Selasa (3/6/2025), juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan bahwa pihak Beijing tidak memiliki informasi yang dapat disampaikan terkait rencana panggilan telepon tersebut, menimbulkan keraguan atas realisasi komunikasi itu.
Sejak Trump kembali menjabat lebih dari lima bulan lalu, belum ada kontak resmi yang terkonfirmasi antara dirinya dan Presiden Xi. Padahal, Trump telah berulang kali menyebut bahwa komunikasi langsung dengan Xi akan segera dilakukan.
Pada April lalu, Trump bahkan mengklaim bahwa Xi telah menghubunginya — klaim yang kemudian dibantah oleh pemerintah Tiongkok. Beijing menegaskan bahwa tidak ada panggilan yang dilakukan antara kedua pemimpin.
Trump sendiri belakangan ini kembali memberlakukan tarif besar terhadap sejumlah negara, termasuk Tiongkok, sebagai bagian dari strategi proteksionisme ekonomi.
Dalam wawancara sebelumnya, ia menuduh negara-negara tersebut "merampok Amerika Serikat" dan menyebabkan ketidakseimbangan perdagangan yang besar.
Beijing dan Washington sempat mencapai kesepakatan sementara bulan lalu untuk memangkas tarif selama 90 hari, hasil pertemuan pejabat tinggi kedua negara di Jenewa. Namun, tudingan pelanggaran kesepakatan kembali mencuat dari pihak AS.
Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, dalam wawancaranya dengan Fox News Sunday, menyebut Tiongkok memperlambat pelaksanaan kesepakatan tersebut.
PADANG LAWAS UTARA Seorang petani berinisial HAY (33) diamankan polisi setelah kedapatan membawa narkotika jenis sabu saat duduk santai
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menegaskan pentingnya penguatan sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga
EKONOMI
ACEH JAYA Satlantas Polres Aceh Jaya gencar melakukan patroli penertiban balap liar dan penggunaan knalpot brong di Jalan Lintas Banda A
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden ke6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menekankan pentingnya langkah antisipatif pemerintah menghadap
EKONOMI
JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan manipulasi harga saham dan Initial Public Offerin
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkapkan respons Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI, Jusuf Kalla
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah menetapkan target ambisius menghapus kemiskinan ekstrem hingga 0 persen pada 2026. Pernyataan ini disampaikan Menter
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsour
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korups
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, resmi menghentikan operasionalnya akib
EKONOMI