Pencuri Motor Ojol Wanita Tunarungu di Medan Ditangkap, Beraksi di 42 Lokasi
MEDAN Polisi menangkap M Arif Matondang, 30 tahun, pelaku pencurian sepeda motor milik pengemudi ojek online perempuan penyandang tunaru
HUKUM DAN KRIMINAL
TEHERAN -Ketegangan antara Iran dan Israel terus memanas. Dalam dua hari terakhir, pengadilan Iran mengeksekusi dua pria yang dihukum karena bekerja untuk badan intelijen Israel, Mossad.
Eksekusi ini terjadi di tengah rangkaian konflik militer dan spionase antara kedua negara.
Pada Senin (23/6), otoritas Iran menggantung Mohammad-Amin Mahdavi Shayesteh, yang dinyatakan bersalah atas kerja sama intelijen dengan Israel. Pengadilan menyatakan bahwa Shayesteh telah memberikan informasi penting terkait fasilitas strategis Iran.
"Eksekusi dilakukan pagi ini," tulis pernyataan resmi pengadilan Iran, seperti dilansir AFP.
Sehari sebelumnya, pada Minggu (22/6), Iran juga mengeksekusi Majid Mosayebi, pria yang dinyatakan bersalah karena berusaha menyampaikan informasi sensitif kepada Mossad. Eksekusi dilakukan setelah Mahkamah Agung Iran mengonfirmasi vonis hukuman mati atas dirinya.
Langkah eksekusi ini disebut sebagai bagian dari pengetatan operasi keamanan nasional, menyusul serangan udara Israel terhadap beberapa fasilitas militer dan nuklir Iran sejak 13 Juni 2025. Sebagai respons, Iran juga meluncurkan serangan rudal jarak jauh yang menghantam beberapa target di Israel, termasuk Tel Aviv.
Penangkapan Baru dan Pengadilan Khusus
Dalam perkembangan terbaru, tiga orang lainnya ditangkap pada Minggu (22/6) di Provinsi Kermanshah, Iran, atas dugaan keterlibatan dalam aktivitas spionase yang berkaitan dengan Israel. Salah satu dari mereka disebut sebagai warga negara Eropa, meski identitas lengkapnya belum diungkapkan.
"Penangkapan berhasil dilakukan berkat respons cepat warga dan kerja sama dengan aparat intelijen dan kepolisian," ujar Juru Bicara Pengadilan Iran, Asghar Jahangir.
Jahangir juga menyatakan bahwa sistem peradilan Iran akan membentuk "pengadilan luar biasa" yang secara khusus menangani kasus-kasus spionase yang melibatkan Israel. Lembaga ini akan beroperasi di tingkat kejaksaan dan pengadilan provinsi, demi mempercepat proses hukum terhadap tersangka mata-mata.
Ketegangan antara Teheran dan Tel Aviv kini memasuki fase baru yang lebih berbahaya, dengan konflik terbuka, serangan balasan, serta penindakan keras terhadap dugaan mata-mata di dalam negeri.*
(kp/j006)
MEDAN Polisi menangkap M Arif Matondang, 30 tahun, pelaku pencurian sepeda motor milik pengemudi ojek online perempuan penyandang tunaru
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah kelompok masyarakat dari berbagai daerah bersiap menuju Jakarta untuk mengikuti aksi pada 27 Agustus 2026. Kelompokkel
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin masuk dalam bursa calon Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Ia menjadi
SOSOK
JAKARTA Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menyoroti sikap Presiden RI ke7 Joko Widodo atau Jokowi
POLITIK
JAKARTA Partai Gerindra menegaskan belum memikirkan Pemilihan Umum atau Pemilu 2029. Pernyataan itu disampaikan menyusul viralnya potong
POLITIK
JAKARTA Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan tiga anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU) sebagai tersangka dalam kasus dugaan intim
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan mekanisme penundaan transaksi rekening Bank Mandiri milik warga Pati, Supriyono, yang d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan penentuan lokasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Puti
EKONOMI
LAMPUNG UTARA Tiga anggota Polres Lampung Utara terluka saat berupaya menangkap seorang buronan atau daftar pencarian orang (DPO) kasus
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Banjir kiriman merendam rumah warga di bantaran Sungai Deli, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utar
PERISTIWA