Bupati Pesawaran Tinjau Lokasi Terdampak Puting Beliung, 132 Rumah dan Sekolah Rusak
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TEHERAN– Situasi geopolitik global kembali memanas setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan ke Iran, yang memicu respons keras dari Teheran. Salah satu langkah yang tengah dipertimbangkan Iran adalah penutupan Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi nadi bagi hampir 25% perdagangan minyak dunia.
Ketegangan yang meningkat ini membuat pasar energi global waspada. Jika Selat Hormuz benar-benar ditutup, harga minyak mentah global diperkirakan melonjak signifikan.
Meski demikian, Indonesia justru berpotensi diuntungkan dari sisi ekspor, menurut Direktur Ekonomi Center of Economics and Law Studies (Celios), Nailul Huda.
"Indonesia diuntungkan juga dengan kenaikan harga minyak global ini karena ekspor komoditas Indonesia akan semakin mahal," ujar Nailul, dikutip dari Antara, Senin (23/6/2025).
Ancaman & Peluang Ekonomi Global
Kenaikan harga minyak yang mulai terlihat sejak serangan Israel ke Iran, ditambah dengan ancaman penutupan Selat Hormuz, menciptakan kombinasi yang dapat mengganggu stabilitas energi dunia.
Di satu sisi, negara-negara pengimpor seperti Indonesia akan menghadapi beban impor energi yang lebih mahal, terutama karena Indonesia masih merupakan net importir minyak. Namun di sisi lain, harga tinggi di pasar global akan membuat komoditas ekspor seperti batu bara, kelapa sawit, dan gas alam Indonesia lebih kompetitif dari segi nilai jual.
"Pemerintah harus jeli melihat peluang dan dampak dari perang Iran-Israel," tegas Nailul.
Selat Hormuz, Titik Kritis Energi Dunia
Penutupan Selat Hormuz bukan hanya ancaman regional, tetapi juga berpotensi memicu krisis energi global. Parlemen Iran telah menyetujui langkah tersebut, dan menurut laporan dari Al Arabiya, Dewan Keamanan Nasional Iran kini sedang mempertimbangkan waktu eksekusi.
Komandan IRGC (Korps Garda Revolusi Islam) Iran, Esmail Kosari, menyatakan bahwa penutupan Selat Hormuz sudah masuk agenda resmi dan dapat dilakukan kapan saja bila diperlukan.
Langkah ini menjadi bentuk respons terhadap serangan AS dan bagian dari eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang terus berkembang sejak awal Juni 2025.*
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL
JERUSALEM Polisi Israel menangkap Syekh Mohammed alAbbasi dari halaman Masjid AlAqsa pada Senin (16/2) malam waktu setempat. Penangkap
INTERNASIONAL
NIAS Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menyatakan kesiapannya untuk melepas Kepulauan Nias menjadi provinsi baru. Namun, ia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), berhasil mengidentifikasi bakteri akt
KESEHATAN
JAKARTA Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, mengajak seluruh imam masjid di Indonesia untuk mendoakan bangsa Pa
AGAMA
JAKARTA Wardatina Mawa menyampaikan rasa syukur atas perkembangan kasus hukum suaminya, Insanul Fahmi dan Inara Rusli, yang kini resmi n
ENTERTAINMENT
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan perbedaan penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah antara pemerintah dan Muhammadiyah tidak
NASIONAL