Penanaman Pohon Produktif oleh BRI Medan Jadi Langkah Nyata Mitigasi Perubahan Iklim
MEDAN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 1/Medan kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui pro
NASIONAL
TEL AVIV -Setelah 12 hari konflik udara intensif, Israel dan Iran akhirnya mencapai kesepakatan gencatan senjata.
Namun, fokus Israel kini kembali diarahkan ke Jalur Gaza, dalam upaya memulangkan para sandera dan membubarkan pemerintahan Hamas yang didukung Teheran.
Kepala Staf Militer Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, menyatakan bahwa kampanye militernya terhadap Iran belum sepenuhnya berakhir, melainkan memasuki fase baru. "Sekarang fokusnya beralih kembali ke Gaza -- untuk memulangkan para sandera dan membubarkan rezim Hamas," kata Zamir dalam pernyataannya, dikutip dari Anadolu Agency.
Sebelumnya, gencatan senjata Israel-Iran mulai berlaku sejak Selasa (24/6), yang secara mengejutkan diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump. Gencatan ini mengakhiri ketegangan udara antara kedua negara, yang dipicu oleh konflik regional berkepanjangan.
Zamir mengklaim bahwa rentetan serangan udara Israel telah menghambat program nuklir dan rudal Iran selama beberapa tahun terakhir. Namun demikian, ancaman nyata menurutnya tetap datang dari Hamas di Jalur Gaza.
Konflik Israel dan Hamas sendiri telah berlangsung sejak Oktober 2023, dimulai dari serangan mendadak Hamas ke wilayah Israel.
Sejak itu, militer Israel menggencarkan serangan balasan brutal ke Gaza, yang menurut Kementerian Kesehatan Gaza telah menewaskan sedikitnya 56.077 orang, mayoritas warga sipil.
Saat ini, militer Israel menyatakan masih ada sekitar 49 sandera yang ditahan oleh Hamas, dengan 27 di antaranya diyakini telah tewas. Pemulangan para sandera ini dijadikan alasan utama untuk melanjutkan operasi militer di kawasan tersebut.
Situasi di Gaza kini memburuk menjadi krisis kemanusiaan. Blokade total yang diberlakukan Israel sejak Maret 2025 hanya mulai dilonggarkan pada akhir Mei, namun jutaan warga masih terancam kelaparan.
Sementara itu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Israel juga tengah menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya di Gaza.*
(d/j006)
MEDAN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 1/Medan kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui pro
NASIONAL
MEUREUDU Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Ny. Ira Marzuki, bersama Wakil Ketua Bhayangkari Sulawesi Selatan (Sulsel), Ny. Lina Nasri, meny
NASIONAL
BINJAI Membaca adalah jendela dunia. Semangat ini kembali diwujudkan di Kota Binjai melalui kegiatan Launching Buku dan Bincang Buku yan
PENDIDIKAN
LUBUK PAKAM Pemerintah daerah dan tenaga kesehatan memiliki satu kesamaan pengabdian tulus untuk masyarakat. Hal ini ditegaskan Wakil B
PENDIDIKAN
BALIGE Pemerintah pusat resmi mencabut Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Toba Pulp Lestari (TPL) beserta 27 perusahaan lain
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mulai merombak jajaran pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Keme
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah Aceh meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 sebagai pemerintah daerah kategori utama atas keberhasilannya
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum Roy Riadi menilai perkara dugaan korupsi program Digitalisasi Pendidikan pengadaan Chromebook di Kementerian
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menetapkan ESK, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek penataan W
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Pemerintah Aceh mempercepat identifikasi dan penyiapan lahan untuk pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (H
PEMERINTAHAN