Bukan di DPR RI atau Istana, Mengapa Mahasiswa UI Gelar Aksi di Bundaran HI?
JAKARTA Sejumlah perwakilan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) akhirnya tiba di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat,
PERISTIWA
SYDNEY — Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan bahwa pemerintahnya akan secara resmi mengakui negara Palestina dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 yang dijadwalkan berlangsung pada September 2025 di New York, Amerika Serikat.
Dalam pernyataan resminya yang dikutip dari Sydney Morning Herald, Albanese menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bentuk dukungan Australia terhadap hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan memiliki negara yang merdeka.
"Hari ini saya bisa memastikan bahwa pada Sidang Majelis Umum PBB ke-80 pada September, Australia akan mengakui negara Palestina," ujar Albanese, Senin (11/8).
Albanese menambahkan bahwa pengakuan ini diberikan setelah pemerintahnya menerima komitmen dari Pemerintah Otoritas Palestina untuk melanjutkan langkah-langkah menuju perdamaian yang berkelanjutan dan damai.
"Kami akan bekerja sama dengan masyarakat internasional untuk mewujudkan hak ini. Pengakuan ini adalah bagian dari upaya global yang terkoordinasi untuk membangun momentum menuju solusi dua negara," jelasnya.
Australia menyusul sejumlah negara lainnya yang juga telah menyatakan akan mengakui negara Palestina di forum internasional, seperti Prancis, Inggris, Kanada, dan Portugal.
Langkah ini menambah tekanan global terhadap pentingnya penyelesaian konflik Israel-Palestina melalui solusi diplomatik dan damai.
Langkah tegas Canberra ini disebut sebagai sinyal memburuknya hubungan diplomatik Australia dengan Israel, yang selama ini dikenal cukup erat.
Ketegangan meningkat akibat konflik berkepanjangan di Jalur Gaza dan memburuknya kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pun bereaksi keras dengan menyebut rencana Australia sebagai "tindakan yang memalukan".
Namun, Albanese menyatakan bahwa keputusan ini sepenuhnya mencerminkan prinsip kedaulatan dan komitmen negaranya terhadap keadilan global.
Menanggapi potensi tekanan dari negara lain, termasuk dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Albanese menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Australia akan tetap independen.
"Kita adalah negara berdaulat. Keputusan ini tidak dapat dipengaruhi oleh tekanan politik eksternal, siapa pun itu," tegasnya.
Langkah Australia ini dipandang sebagai bagian dari dukungan yang terus berkembang terhadap solusi dua negara, yang dianggap sebagai jalan paling realistis untuk menciptakan perdamaian jangka panjang di Timur Tengah.&*
(sn/a008)
JAKARTA Sejumlah perwakilan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) akhirnya tiba di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat,
PERISTIWA
JAKARTA Apple resmi merilis sistem operasi iOS 27 versi beta untuk pengembang (Developer Beta) usai diperkenalkan dalam ajang Worldwide
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat MinyaKita belum mengalami kenaikan
EKONOMI
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran uang suap senilai Rp 30 miliar dari pemilik PT B
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor bekerja sama dengan Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia (ASKI) Kota Bogor menggelar k
NASIONAL
TABALONG Pertamina Hulu Indonesia (PHI) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tabalong menggelar program Upskilling Leadership Develo
EKONOMI
JAKARTA Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima audiensi Pengurus Pusat Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) yang dipi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengingatkan bahwa tantangan terbesar seorang pemimpin bukan sekadar memenangkan k
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi menggelar penarikan undian Gebyar Pajak Sumut (
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Tim Nasional Indonesia U19 harus mengubur impian melaju ke final Piala AFF U19 2026 setelah kalah tipis 01 dari Australi
OLAHRAGA