Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
BOGOR – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor bekerja sama dengan Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia (ASKI) Kota Bogor menggelar kegiatan Jumat Sehat di Mako PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo, Jumat, 12 Juni 2026.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan senam bersama, tetapi juga wadah memperkuat kolaborasi dalam memasyarakatkan olahraga di Kota Bogor.
Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor Anas S. Rasmana bersama Sekretaris Dispora Sumartini.
Baca Juga:
Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi atau yang akrab disapa Kang Aldho mengatakan kegiatan Jumat Sehat menjadi ruang positif bagi wartawan untuk menjaga kebugaran di tengah rutinitas kerja yang padat.
Menurut dia, kerja sama dengan ASKI membuka peluang lebih luas untuk pengembangan program olahraga yang dapat menjangkau masyarakat lebih besar.
"Kami mengapresiasi kegiatan Jumat Sehat bersama ASKI Kota Bogor. Selain menjaga kebugaran wartawan, ini juga menjadi pintu masuk untuk kolaborasi program yang lebih luas ke depan," kata Herman, Jumat, 12 Juni 2026.
Sementara itu, Ketua ASKI Kota Bogor Ratu Lita Hani mengatakan kolaborasi dengan PWI memiliki potensi besar untuk memperluas jangkauan kegiatan olahraga masyarakat, termasuk hingga tingkat kecamatan dan sektor swasta.
Ia berharap PWI dapat membantu membuka jaringan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan pusat perbelanjaan, untuk penyelenggaraan kegiatan senam bersama secara rutin.
"Kami berharap ada kemitraan strategis, tidak hanya dengan instansi pemerintah, tetapi juga dengan pihak swasta seperti mall dan pusat perbelanjaan untuk kegiatan senam bersama," kata Lita.
Ia menambahkan, ASKI Kota Bogor saat ini memiliki 30 instruktur aktif yang tersebar di enam kecamatan dan siap terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat.
Secara keseluruhan, ASKI telah melatih 65 instruktur melalui program pelatihan resmi.
Menurut dia, para instruktur tersebut akan menjadi ujung tombak dalam memperluas kegiatan senam hingga tingkat lingkungan, sekolah, serta kelompok masyarakat seperti PKK dan Posyandu.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.