Eggi Sudjana Geram Disebut “Dibeli Jokowi” dan “Tuyul” Oleh Roy Suryo: “Saya Bisa Gebukin!”
JAKARTA Advokat senior Eggi Sudjana meluapkan kekesalannya setelah dilecehkan dan dilabeli dibeli jadi pengkhianat serta disebut tuyu
HUKUM DAN KRIMINAL
KATHMANDU – Militer Nepal menyatakan komitmennya terhadap nilai-nilai demokrasi dan penyelesaian damai, di tengah gejolak politik yang mengguncang negara itu menyusul pengunduran diri Perdana Menteri KP Sharma Oli. Gelombang protes besar yang dipimpin generasi muda (Gen Z) menjadi pemicu utama runtuhnya pemerintahan terpilih dalam waktu singkat.
Dalam wawancaranya dengan Anadolu, Kamis (11/9/2025), Juru Bicara Militer Nepal Brigjen Raja Ram menegaskan bahwa fokus utama pasukan adalah menjaga stabilitas dan keamanan nasional, bukan mengambil alih kekuasaan.
"Tujuannya adalah memfasilitasi kehidupan sehari-hari rakyat kami dan melindungi infrastruktur, termasuk gedung pemerintah," ujar Ram.
Protes Besar Dipicu Larangan Media Sosial
Aksi protes bermula dari kebijakan kontroversial pemerintah Oli yang melarang penggunaan platform media sosial, sambil menuntut perusahaan global untuk membuka kantor di Nepal. Langkah ini memicu kemarahan publik, terutama di kalangan muda, yang mengorganisir demonstrasi besar-besaran melalui saluran alternatif.
Dalam waktu 24 jam sejak Senin, protes menyebar luas di ibu kota Kathmandu, dan memaksa Oli mengundurkan diri pada Selasa (10/9/2025). Saat itu juga, Panglima Angkatan Darat Jenderal Ashok Raj Sigdel menyampaikan pidato publik, menyerukan dialog dan ketenangan sebagai solusi atas kekerasan yang terjadi.
Korban Tewas dan Penjarahan Meluas
Data terbaru mencatat sedikitnya 31 orang tewas, termasuk dua demonstran yang tertembak pasukan militer. Ratusan lainnya luka-luka dalam bentrokan yang pecah di berbagai titik, termasuk saat upaya massa membobol penjara. Sekitar 15.000 narapidana dilaporkan melarikan diri dalam kekacauan tersebut.
Militer dikerahkan secara nasional dan pemerintah memberlakukan jam malam dan larangan berkumpul, menyusul serbuan demonstran ke parlemen, kantor kepresidenan, Mahkamah Agung, dan rumah-rumah para politisi.
Pemerintahan Sementara dan Peran Gen Z
Kini, Nepal berada dalam fase transisi. Muncul desakan untuk segera membentuk pemerintahan sementara yang diharapkan mampu menenangkan situasi dan mengembalikan kepercayaan publik. Ribuan warga terlibat dalam diskusi daring pada Rabu (11/9/2025) untuk menyusun nama-nama calon pemimpin sementara.
JAKARTA Advokat senior Eggi Sudjana meluapkan kekesalannya setelah dilecehkan dan dilabeli dibeli jadi pengkhianat serta disebut tuyu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menjelang bulan suci Ramadan, suasana di desadesa Jawa menjadi lebih hidup. Aroma masakan khas, suara doa, dan kebersamaan warga
SENI DAN BUDAYA
TANGERANG Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menegaskan dukungannya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) t
POLITIK
TANGERANG Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri mendukung perjuangan buruh, terutama terkait hakhak da
EKONOMI
JAKARTA Konsultan jantung anak senior sekaligus Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, menjadi sor
KESEHATAN
ACEH Menjelang datangnya Ramadan 2026, suasana di pusat ibu kota Kabupaten Aceh Barat Daya kian semarak. Ratusan warga dari berbagai dae
PARIWISATA
JAKARTA Barongsai menjadi salah satu ikon paling dikenal dalam perayaan Imlek. Dalam budaya Tiongkok, singa melambangkan kekuatan, kebij
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji membantah pernyataan Presiden ke7 RI Joko Widodo yang menyebut revisi UndangUndang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat kasus bunuh diri anak di Indonesia menempati peringkat tertinggi di Asia Teng
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGERANG Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan buruh peserta BPJS Kesehatan dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan milik Polri untuk
KESEHATAN