Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
BITVONLINE.COM– Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2012 Wiratama Bhayangkara mendesak pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus penembakan yang menewaskan rekannya, AKP Ulil Riyanto Anshar. Kejadian tragis ini terjadi pada Jumat (22/11/2024) di Mapolres Solok Selatan, Sumatera Barat, saat AKP Ulil Riyanto ditembak dua kali oleh seniornya, Kabag Ops Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar. Peristiwa tersebut membuat keluarga dan kolega dari almarhum terguncang, mengingat AKP Ulil dikenal sebagai sosok yang baik dan penuh dedikasi dalam menjalankan tugasnya.
Perwakilan alumni Akpol 2012 Wiratama Bhayangkara yang ditemui di Makassar, Sulawesi Selatan, menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga almarhum dan menegaskan bahwa kasus ini harus diusut dengan tuntas. AKP Archye Nevadha, teman satu angkatan Ulil, mengungkapkan rasa kehilangan dan kecaman terhadap perbuatan yang menimpa rekannya. “Beliau adalah saudara, teman, sekaligus rekan kami yang benar-benar tulus baik itu berteman atau saat melaksanakan tugas,” ujarnya.
Archye yang kini menjabat sebagai Kabagops Polres Konawe Utara menambahkan bahwa setelah mendengar kabar kematian Ulil, beberapa perwakilan alumni Akpol segera berangkat menuju Sumatera Barat untuk mengawal proses penyelidikan dan memberikan dukungan kepada keluarga almarhum.
Menurut informasi yang diperoleh, AKP Ulil Riyanto tewas setelah ditembak oleh AKP Dadang Iskandar di Mapolres Solok Selatan sekitar pukul 00.43 WIB. Keluarga korban, terutama ibu kandungnya, Chirtina Yun, sangat terpukul dengan peristiwa tersebut. Chirtina, yang terakhir berkomunikasi dengan anaknya sebelum kejadian, langsung histeris dan terkejut saat menerima kabar kematian putranya.
Paman almarhum, AKBP Purnawirawan Joni Mangin, yang ditemui di rumah duka di Antang Jaya, Gowa, Sulawesi Selatan, juga mengungkapkan kesedihannya. “Dia (almarhum AKP Ulil) berkomunikasi terakhir dengan ibunya,” katanya. Namun, hingga kini, belum diketahui secara pasti apa yang dibicarakan dalam percakapan terakhir tersebut, karena ibunda Ulil masih dalam keadaan syok.
Menyusul tragedi ini, alumni Akpol 2012 meminta agar penyidikan dilakukan secara transparan dan profesional. Mereka berharap pelaku, AKP Dadang Iskandar, dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk memberikan rasa keadilan bagi keluarga almarhum dan rekan-rekan sesama anggota kepolisian.
Sementara itu, pihak berwenang di Sumatera Barat masih melakukan penyelidikan terkait kejadian ini dan berjanji akan mengungkapkan secara jelas apa yang menjadi motif dan latar belakang insiden tragis tersebut.
Kasus penembakan yang menewaskan AKP Ulil Riyanto ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta alumni Akpol 2012 Wiratama Bhayangkara. Mereka berharap agar proses hukum berjalan dengan adil dan tuntas, serta pelaku dihukum sesuai dengan kesalahan yang dilakukannya.
(JOHANSIRAIT)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL