BREAKING NEWS
Senin, 02 Maret 2026

Proyek Kereta Cepat Thailand Kembali Memakan Korban: Derek Roboh, 28 Orang Tewas

Adam - Rabu, 14 Januari 2026 18:57 WIB
Proyek Kereta Cepat Thailand Kembali Memakan Korban: Derek Roboh, 28 Orang Tewas
Sebuah derek konstruksi besar roboh menimpa kereta penumpang yang sedang melaju di Provinsi Nakhon Ratchasima, Rabu (14/1/2026). (Foto: Dok. AFP via Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NAKHON RATCHASIMA, THAILANDSebuah derek konstruksi besar roboh menimpa kereta penumpang yang sedang melaju di Provinsi Nakhon Ratchasima, Rabu (14/1/2026).

Insiden ini menewaskan sedikitnya 28 orang dan melukai 80 penumpang lainnya, termasuk bayi berusia satu tahun dan lansia 65 tahun.

Kereta tersebut membawa 195 penumpang dari Bangkok menuju Ubon Ratchathani.

Baca Juga:

Menurut saksi, derek sedang mengangkat segmen beton besar saat tiba-tiba jatuh, menimpa gerbong kereta dan menyebabkan beberapa gerbong tergelincir serta terbakar.

Thirasak Wongsoongnern, salah seorang kru kereta, menceritakan bahwa kereta melaju sekitar 120 kilometer per jam saat kecelakaan terjadi.

"Saya dan penumpang lain terlempar ke udara. Saya segera membantu korban lain, tapi gerbong kedua terbakar sehingga tak bisa dijangkau," ujarnya.

Menteri Perhubungan Thailand, Phiphat Ratchakitprakarn, menyatakan telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap kecelakaan tersebut.

Pemerintah juga memastikan keluarga korban akan menerima kompensasi, khusus bagi pekerja kereta api.

Derek yang roboh itu digunakan dalam proyek jalur kereta cepat yang dibiayai sebagian besar oleh pemerintah Thailand, dengan teknologi dari China.

Proyek ini bertujuan menghubungkan Bangkok dan Nong Khai, dekat perbatasan Laos, namun telah beberapa kali tertunda sejak 2017.

Kecelakaan konstruksi bukan hal baru di Thailand. Para pakar menilai lemahnya regulasi dan penegakan standar keselamatan kerap menjadi penyebab insiden mematikan.

Pada 2024, gedung tinggi runtuh di Bangkok akibat gempa bumi, menewaskan lebih dari 100 orang, sedangkan pada 2023 sebuah kereta barang bertabrakan dengan truk pikap, menewaskan delapan orang.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Janji Kerja di Thailand dengan Gaji Rp16 Juta, Warga Medan Malah Dipaksa Jadi Scammer di Myanmar
Bidik Emas ASEAN Para Games 2026, Riadi Saputra Siap Pertahankan Dominasi Lempar Cakram
Runner-Up di Piala AFF U19 2025, Timnas Futsal Indonesia Takluk dari Thailand
Drama Final! Timnas Futsal Indonesia U-16 Tekuk Thailand 4-3 dan Juara ASEAN
Gencatan Senjata Thailand-Kamboja Hanya Dua Hari, Drone Kamboja Jadi Pemicu
Setelah Puluhan Tewas, Thailand dan Kamboja Sepakati Gencatan Senjata Akhiri Bentrokan Perbatasan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru