350 Warga Serbu Markas TNI di Talaud! Kecewa Oknum TNI AL Aniaya Warga, Termasuk Guru
SULUT Insiden penganiayaan oleh oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) terhadap enam warga, termasuk seorang guru, memicu bentrok antara ra
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, menegaskan pada Sabtu (24/1/2026) bahwa alasan yang dikemukakan Amerika Serikat terkait keputusannya untuk menarik diri dari WHO tidak benar.
Pernyataan ini disampaikan melalui akun resmi platform X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.
Tedros memperingatkan bahwa langkah AS untuk keluar dari keanggotaan WHO akan membuat Amerika Serikat maupun dunia internasional menjadi kurang aman, terutama dalam menghadapi ancaman kesehatan global.Baca Juga:
Selain itu, AS disebut belum melunasi tunggakan iuran keanggotaan selama periode dua tahun 2024–2025.
Seorang pejabat pers WHO menyebutkan dalam surel kepada Xinhua pada Rabu (21/1) bahwa jumlah tunggakan mencapai sekitar 278 juta dolar AS, setara Rp4,7 triliun dengan kurs 1 dolar AS = Rp16.902.
Menurut laporan National Public Radio (NPR), organisasi media yang berbasis di AS, pembayaran tersebut belum terselesaikan meski keputusan penarikan telah diumumkan setahun lalu.
"Sekretariat WHO akan bertindak sesuai arahan dan saran dari badan-badan pengatur kami," kata pejabat WHO tersebut.
Penarikan resmi AS dari WHO kini masuk agenda pertemuan Dewan Eksekutif WHO yang akan datang.
Sejarahnya, pada 20 Januari 2025, Presiden AS saat itu, Donald Trump, menandatangani perintah eksekutif untuk menarik keanggotaan AS dari WHO.
Pemberitahuan resmi kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diterima dua hari kemudian.
Sesuai piagam WHO, penarikan ini berlaku satu tahun setelah pemberitahuan resmi diberikan.
Langkah ini memicu kekhawatiran komunitas internasional, mengingat peran penting WHO dalam koordinasi respons pandemi dan program kesehatan global.
SULUT Insiden penganiayaan oleh oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) terhadap enam warga, termasuk seorang guru, memicu bentrok antara ra
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Kesebelasan Huta Padang FC harus angkat koper lebih awal dari turnamen Peduli Sepak Bola Cup Kota Padangsidimpuan setela
OLAHRAGA
JAKARTA Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, menyebut mayoritas masjid di Indonesia masih menghadapi masalah pada siste
NASIONAL
BANDUNG BARAT Tragedi menimpa dua anggota polisi saat menjalankan tugas kemanusiaan di Kabupaten Bandung Barat. Sabtu (24/1) sore, Ipda
PERISTIWA
JAKARTA Kepolisian masih menelusuri penyebab meninggalnya selebritas Lula Lahfah (26) di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan. Kepala
ENTERTAINMENT
MEDAN Aksi nekat seorang pria bernama Harry Gusrizal (33) berakhir di tangan polisi. Harry ditangkap karena membongkar steling aluminium
HUKUM DAN KRIMINAL
SLEMAN Kasus Hogi Minaya, suami korban penjambretan yang divonis enam tahun penjara setelah mengejar pelaku kejahatan yang merampas tas
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), menekankan bahwa proses perdamaian di Gaza tidak boleh hany
NASIONAL
MEDAN Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menuntut Kapolda Sumatra Utara (Sumut) bertanggung jawab atas tindakan penganiayaan yang dilakuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, menegaskan pada Sabtu (24/1/2026) bahwa alasan yang dikemuk
INTERNASIONAL