BREAKING NEWS
Minggu, 01 Maret 2026

Serangan Gabungan AS-Israel di Iran Menewaskan Dua Pejabat Tinggi Militer

Dharma - Sabtu, 28 Februari 2026 22:45 WIB
Serangan Gabungan AS-Israel di Iran Menewaskan Dua Pejabat Tinggi Militer
Kepulan asap terlihat di Teheran, pada Sabtu (28/02). (Foto: Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TEHERAN Menteri Pertahanan Iran, Amir Nasirzadeh, dan Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Mohammad Pakpour, dilaporkan tewas dalam serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke beberapa lokasi di Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Iran kemudian melakukan serangan balasan terhadap target-target Israel dan Amerika di kawasan Teluk.

Mengutip Reuters, kematian dua pejabat tinggi Iran tersebut bersumber dari dua narasumber yang mengetahui operasi militer Israel dan seorang pejabat regional.

Baca Juga:

Hingga kini, kabar itu belum dapat diverifikasi secara independen.

Ledakan terjadi sekitar pukul 09.27 waktu setempat di kawasan University Street dan Jomhouri di Teheran, tidak jauh dari markas IRGC.

Serangan juga dilaporkan mengenai kompleks kantor Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, serta terdengar di sejumlah kota lain seperti Kermanshah, Qom, Tabriz, Isfahan, Ilam, dan Karaj.

Departemen Pertahanan AS menyebut misi gabungan dengan Israel ini sebagai Operation Epic Fury, sedangkan Israel menamainya Lion's Roar.

Presiden AS Donald Trump menyatakan operasi bertujuan menghancurkan kemampuan rudal Iran, melumpuhkan angkatan lautnya, dan memastikan Teheran tidak memiliki senjata nuklir.

Sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan operasi akan berlanjut sesuai kebutuhan.

Serangan ini terjadi di tengah negosiasi nuklir dan rudal balistik antara Washington dan Teheran, yang sebelumnya menunjukkan kemajuan signifikan melalui mediasi Oman di Jenewa. Eskalasi militer ini menghentikan sementara pembicaraan damai.

Iran merespons dengan meluncurkan rudal ke Israel, termasuk ke lokasi-lokasi terkait operasi militer AS di kawasan Teluk seperti Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Al-Salem di Kuwait, Al-Dhafra di Uni Emirat Arab, serta markas Armada Kelima AS di Bahrain.

Militer Israel melaporkan sirene peringatan berbunyi di sejumlah wilayah, disertai ledakan di bagian utara negara itu.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Siap Jadi Mediator Konflik Israel-Iran, GREAT Institute Sambut Positif
Serangan Amerika-Israel ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia
Timur Tengah Lumpuh, Delapan Negara Hentikan Penerbangan Akibat Konflik Iran-AS-Israel
Tragedi di Hormozgan: Serangan Rudal Israel Tewaskan 40 Orang Siswi SD
Dubes RI Pastikan 329 WNI di Teheran Aman Usai Serangan Israel dan AS
Trump Serukan Rakyat Iran Gulingkan Pemerintah, Militer Teheran Diminta Menyerah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru