Istana Belum Ganti Dua Wamen Tersangkut Kasus, Mensesneg Sebut Masih Tunggu Evaluasi Kebutuhan
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah belum berencana mengisi posisi dua wakil menteri (wame
PEMERINTAHAN
AS — Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (Deplu AS) memberikan lampu hijau untuk penjualan darurat 12.000 selongsong bom seberat 1.000 pon (450 kg) kepada Israel, senilai sekitar US$ 151,8 juta, di tengah eskalasi perang yang semakin memanas dengan Iran.
Keputusan ini diumumkan Biro Urusan Politik-Militer Departemen Luar Negeri AS pada Sabtu (7/3/2026).
Menurut pernyataan resmi biro tersebut, penjualan darurat ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan pertahanan Israel, menghadapi ancaman saat ini dan di masa mendatang, serta berfungsi sebagai pencegah terhadap ancaman regional.Baca Juga:
Paket bantuan tersebut juga mencakup layanan logistik dan dukungan teknis dari pemerintah AS serta kontraktor terkait.
Presiden AS Donald Trump menyatakan perusahaan pertahanan utama di negaranya telah berkomitmen untuk melipatgandakan produksi senjata canggih, hanya satu minggu setelah AS dan Israel melancarkan serangan pertama ke Iran.
Biasanya, penjualan senjata AS memerlukan persetujuan Kongres. Namun, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menetapkan pengecualian darurat, melewati proses persetujuan legislatif.
"Keadaan darurat telah terjadi yang mengharuskan penjualan segera barang-barang pertahanan ini demi kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat," jelas Departemen Luar Negeri AS, merujuk pada Undang-Undang Pengendalian Ekspor Senjata.
Langkah ini menimbulkan kritik dari sejumlah anggota Kongres.
Gregory Meeks, Demokrat di Komite Urusan Luar Negeri DPR AS, menilai pengabaian persetujuan Kongres "mengungkapkan kontradiksi mencolok di jantung argumen pemerintahan ini untuk perang."
Meeks menilai pemberian wewenang darurat tersebut seolah menjadi alat untuk mempercepat dukungan militer tanpa melalui proses pengawasan yang semestinya.
Keputusan ini menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah, di tengah pertempuran yang melibatkan pasukan Israel, AS, dan Iran.
Pakar internasional menilai langkah darurat AS dapat memperpanjang konflik dan meningkatkan risiko eskalasi regional.*
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah belum berencana mengisi posisi dua wakil menteri (wame
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengingatkan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto yang secara berulang mene
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings tidak mempermasalahkan
EKONOMI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai terkait pembukaan peluang
POLITIK
MEDAN Sumatera Utara memiliki banyak destinasi camping yang menarik dan mudah dijangkau dari Kota Medan. Lokasilokasi ini menawarkan peng
PARIWISATA
JAKARTA Komisi II DPR RI berencana mengunjungi sejumlah partai politik, baik yang memiliki kursi di parlemen maupun partai nonparlemen, un
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah anggapan bahwa pemerintah baru bergerak atau baru menggelar rapat ko
POLITIK
BEIJING Reaktor fusi Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST) milik China kembali menjadi sorotan dunia setelah berhasil menca
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyoroti status kelengkapan berkas perkara (P21) dalam kasus dugaan tudingan ijazah palsu Pres
HUKUM DAN KRIMINAL