BREAKING NEWS
Sabtu, 04 April 2026

Meski Ditutup Iran, Sejumlah Negara Berhasil Lewati Selat Hormuz

Adelia Syafitri - Sabtu, 04 April 2026 12:44 WIB
Meski Ditutup Iran, Sejumlah Negara Berhasil Lewati Selat Hormuz
ilustrasi kapal kapal berhasil lewat dari Selat Hormuz. (Foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Sejumlah negara mulai berhasil melintasi Selat Hormuz meski ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran belum mereda.

Jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu urat nadi distribusi energi global itu sebelumnya sempat ditutup Iran sebagai respons atas serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari 2026.

Sejumlah laporan menyebutkan, kapal dari Perancis dan Jepang termasuk yang berhasil melewati jalur tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga:

Kapal kontainer milik perusahaan pelayaran CMA CGM dilaporkan melintas pada Jumat, 3 April 2026. Berdasarkan data pelacakan, kapal tersebut bergerak melalui jalur dekat Oman untuk menghindari wilayah sensitif.

Sementara itu, perusahaan pelayaran Jepang, Mitsui O.S.K. Lines, memastikan kapal pengangkut gas alam mereka berhasil keluar dari Selat Hormuz dengan selamat.

Di sisi lain, laporan menyebutkan sekitar 100 kapal telah melintasi kawasan tersebut hingga akhir Maret, meski sebagian besar merupakan kapal yang memiliki afiliasi dengan Iran, serta kapal dari Pakistan dan India.

Aktivitas pelayaran di jalur ini masih jauh dari kondisi normal. Volume lalu lintas disebut turun hingga 95 persen akibat meningkatnya risiko keamanan, termasuk ancaman ranjau dan serangan rudal.

Upaya diplomasi juga terus dilakukan. Inggris dilaporkan mengumpulkan sekitar 40 negara untuk membahas strategi membuka kembali akses Selat Hormuz secara aman.

Dari kawasan Asia Tenggara, Malaysia juga disebut telah memperoleh izin dari Iran untuk melintasi jalur tersebut. Sejumlah kapal tanker dilaporkan tengah bersiap meninggalkan kawasan selat.

Meski demikian, para pelaku industri pelayaran mengingatkan bahwa kondisi di Selat Hormuz masih berisiko tinggi. Ancaman keamanan membuat jalur tersebut belum sepenuhnya pulih sebagai jalur utama perdagangan energi dunia.*

(k/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Iran Luncurkan Serangan Rudal ke Israel, Sejumlah Kota Dilaporkan Terbakar
Dampak Konflik Timur Tengah: Kenaikan Harga Bahan Bangunan Bisa Ganggu Proyek Infrastruktur
Boroujerdi Temui Jokowi dan Megawati, Ungkap Alasan Kampanye Anti Perang Iran
Iran Sebut Berhasil Tembak Jatuh Jet F-35 AS, Foto Puing Picu Kontroversi
Dubes Iran Pujian Indonesia: Siap Menjadi Fasilitator Perdamaian AS-Iran
Doakan Kemenangan Iran, Din Syamsuddin: Kita Harus Bersatu Bangun Peradaban Islam Baru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru