BREAKING NEWS
Selasa, 11 Agustus 2026

Iran Klaim Buka Selat Hormuz, Ratusan Kapal Masih Tertahan Termasuk 2 Kapal Indonesia di Teluk Persia

Dharma - Sabtu, 18 April 2026 09:25 WIB
Iran Klaim Buka Selat Hormuz, Ratusan Kapal Masih Tertahan Termasuk 2 Kapal Indonesia di Teluk Persia
Dua kapal Indonesia, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, juga masih berada di kawasan tersebut. (Foto: Tangkapan Layar marinetraffic.com)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Iran mengumumkan bahwa Selat Hormuz telah kembali dibuka untuk pelayaran kapal komersial, menyusul meredanya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Namun demikian, sejumlah kapal masih dilaporkan belum dapat melintas, termasuk dua kapal milik Indonesia yang masih berada di perairan Teluk Persia.

Berdasarkan pemantauan situs pelacakan kapal marinetraffic.com pada Sabtu (18/4/2026), ratusan kapal tanker minyak dan gas masih menumpuk di sekitar wilayah tersebut meski jalur pelayaran telah dinyatakan kembali dibuka.

Dua kapal Indonesia, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, juga masih berada di kawasan tersebut. Pertamina Pride terpantau berada di perairan Al Jubayl, Arab Saudi, sementara Gamsunoro berada di sekitar perairan Dubai.

Baca Juga:

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, sebelumnya menyatakan bahwa Selat Hormuz kini sepenuhnya terbuka bagi kapal komersial. Pernyataan ini disampaikan setelah adanya perkembangan gencatan senjata di kawasan Lebanon.

"Selat Hormuz kini terbuka untuk pelayaran internasional," ujar Araghchi.

Pembukaan jalur strategis tersebut turut mendapat respons dari Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump disebut mendukung langkah Iran dan menyebut adanya peluang pembicaraan damai lebih lanjut antara kedua negara.

Sementara itu, kondisi geopolitik di kawasan masih belum sepenuhnya stabil. Blokade dan ketegangan militer dilaporkan masih terjadi di beberapa titik perairan Timur Tengah, termasuk Teluk Oman yang disebut masih berada dalam pengawasan ketat.

Sejumlah negara Eropa juga telah menggelar pertemuan di Paris untuk membahas pengamanan jalur pelayaran internasional di kawasan tersebut. Mereka menekankan pentingnya jaminan kebebasan navigasi dan stabilitas pasokan energi global.

Meski Selat Hormuz kembali dibuka, otoritas pelayaran internasional masih melakukan verifikasi terkait keamanan dan kepastian jalur sebelum seluruh kapal dapat melintas secara normal.*

(dw/dh)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Beri Arahan Langsung ke Ketua DPRD se-Indonesia di Retret Magelang, Bahas Konsensus Kebangsaan
Indonesia–Austria Perkuat Kolaborasi Riset dan Pendidikan Tinggi, Fokus Energi dan Inovasi Teknologi
IMF Ungkap 12 Negara Ajukan Pinjaman Baru di Tengah Krisis Global Akibat Perang Timur Tengah
Trump Sebut Kesepakatan Damai AS–Iran Sudah Dekat, Komisi I DPR Dorong Indonesia Ambil Peran Diplomasi
Dokter Tifa Akan ke Jepang Telusuri Keaslian Gelar Akademik Rismon Sianipar di Yamaguchi University
Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Seluruh Kapal Komersial Diizinkan Melintas di Tengah Gencatan Senjata
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru