BREAKING NEWS
Rabu, 24 Juni 2026

Heboh! Trump Klaim AS Akan Kuasai Kuba “Sebentar Lagi”

- Sabtu, 02 Mei 2026 16:25 WIB
Heboh! Trump Klaim AS Akan Kuasai Kuba “Sebentar Lagi”
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (foto: The White House/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

FLORIDA— Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan segera "mengambil alih" Kuba.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam sebuah acara di Florida, di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Havana.

"Kuba, yang akan kita rebut hampir segera," kata Trump, Sabtu, 2 Mei 2026, seperti dikutip Anadolu Agency.

Baca Juga:

Trump mengisyaratkan kemungkinan pengerahan kekuatan militer, termasuk kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat di perairan dekat Kuba.

Ia menyebut salah satu kapal induk, USS Abraham Lincoln, dapat ditempatkan sekitar 100 yard dari lepas pantai Kuba sebagai bentuk tekanan.

Dalam pernyataannya, Trump juga mengaitkan langkah tersebut dengan operasi militer Amerika Serikat di kawasan lain, termasuk Iran, yang sebelumnya menjadi sorotan kebijakan luar negeri Washington.

"Dalam perjalanan pulang dari Iran, kita akan memiliki salah satu kapal induk besar kita, mungkin USS Abraham Lincoln, yang terbesar di dunia, kita akan membiarkannya datang dan berhenti sekitar 100 yard dari lepas pantai," ujarnya.

Selain pernyataan tersebut, Trump juga menandatangani perintah eksekutif yang memperketat sanksi terhadap individu dan entitas yang terkait dengan Kuba, dengan alasan ancaman terhadap keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.

Pemerintah Kuba menanggapi keras tekanan dari Washington. Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel menyatakan negaranya siap menghadapi setiap bentuk agresi.

"Setiap agresor eksternal akan menghadapi perlawanan yang tak tergoyahkan," tulis Diaz-Canel dalam pernyataan resminya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sebelumnya menyebut langkah reformasi ekonomi Kuba belum cukup untuk memenuhi tuntutan Washington terkait perubahan sistem politik dan ekonomi di negara tersebut.

Kuba sendiri menyatakan terbuka untuk dialog dengan Amerika Serikat, namun menegaskan tidak akan mengubah sistem politiknya.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Hashim Djojohadikusumo Sebut Pupuk Indonesia Mampu Jaga Pasokan di Tengah Gejolak Geopolitik Global
Menkomdigi Sebut Pernyataan Amien Rais Fitnah dan Ujaran Kebencian, Berpotensi Langgar UU ITE
ABP Siapkan Langkah Hukum terhadap Amien Rais, Sebut Pernyataan soal Prabowo dan Teddy sebagai Tuduhan Keji
Harga Minyak Dunia Turun Usai Cetak Rekor, Brent Kini di Kisaran USD108 per Barel
Di Hadapan Ribuan Buruh, Prabowo Curhat 4 Kali Kalah Pilpres: Tapi Buruh, Petani, dan Nelayan Selalu Bersama Saya!
Aksi May Day di Medan, GMNI Kepung DPRD Sumut Suarakan 12 Tuntutan: Soroti Kebijakan Ketenagakerjaan hingga MBG
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru