Enam Provokator Penyerang Polisi saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Medan Ditangkap
MEDAN Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menangkap enam orang yang diduga menjadi provokator dalam aksi penyerangan terhada
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Konflik bersenjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah sebelumnya sempat terjadi gencatan senjata. Situasi terbaru ini memicu kekhawatiran berbagai pihak, termasuk di Indonesia, terutama terkait stabilitas pasokan energi global.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai, kembali pecahnya perang di Timur Tengah menunjukkan betapa rapuhnya stabilitas kawasan tersebut.
"Perkembangan terbaru di Timur Tengah, khususnya pecahnya kembali konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran setelah masa gencatan senjata, menegaskan betapa rapuhnya stabilitas kawasan tersebut," kata Dave saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).Baca Juga:
Dave juga menyoroti eskalasi konflik yang terjadi di sekitar Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan energi dunia. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap Indonesia.
"Saling balas serangan, termasuk di jalur strategis Selat Hormuz, jelas menimbulkan dampak serius bagi keamanan global dan kelancaran perdagangan internasional, yang secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap kepentingan Indonesia," ujarnya.
Karena itu, Dave meminta pemerintah Indonesia meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap potensi gangguan pasokan energi nasional. Ia menegaskan pentingnya langkah antisipatif dalam menghadapi ketidakpastian global.
"Pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipatif yang komprehensif, mulai dari perlindungan WNI di kawasan, pengamanan aset nasional, hingga penguatan kerja sama internasional untuk menjaga stabilitas pasokan energi dan jalur perdagangan," jelasnya.
Meski demikian, DPR tetap menekankan pentingnya prinsip politik luar negeri bebas aktif. Indonesia juga didorong untuk mengedepankan jalur diplomasi guna meredakan eskalasi konflik.
"Diplomasi yang intensif, baik melalui jalur bilateral maupun multilateral, menjadi kunci untuk meredakan eskalasi dan mencegah meluasnya konflik," tambah Dave.*
(d/dh)
MEDAN Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menangkap enam orang yang diduga menjadi provokator dalam aksi penyerangan terhada
HUKUM DAN KRIMINAL
KENDARI Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan ajang Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 digelar untuk memotivasi kepala d
NASIONAL
JAKARTA Tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan asal Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend atau yang dikenal sebagai Mama Sinta me
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berinisial FIS, 25 tahun, yang merupakan lulusan Institut P
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUSEL Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menyembelih sebanyak 56 ekor hewan kurban pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah sebagai b
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan kembali mencatatkan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih opini Wajar
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kabupaten Asahan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengklaim berhasil meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sepanjang tahun 2025 melalui pengu
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan keberadaan 255 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditargetkan berdiri
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk membenahi akses jalan menuju Tempat Pemak
PEMERINTAHAN