BREAKING NEWS
Sabtu, 26 September 2026

Israel Disebut Akan Mundur dari Gaza Setelah Pelucutan Senjata Terverifikasi, Ini Syaratnya

Administrator - Senin, 10 Agustus 2026 10:56 WIB
Israel Disebut Akan Mundur dari Gaza Setelah Pelucutan Senjata Terverifikasi, Ini Syaratnya
Kepala Staf IDF Eyal Zamir (kanan) berbicara dengan Komandan Komando Selatan, Mayor Jenderal Yaniv Asor, di Gaza pada 24 September 2025. (foto: IDF/longwarjournal.org)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ketiga, pengerahan pasukan keamanan internasional untuk memverifikasi pelaksanaan kesepakatan.

Peta jalan yang diterbitkan pada 31 Juli tersebut sebelumnya menyerukan pelucutan senjata Hamas dan penarikan pasukan Israel secara bertahap serta paralel.

Namun, Mladenov mengatakan Israel tidak diwajibkan langsung mundur sebelum proses pelucutan senjata yang konkret dan dapat diverifikasi terlaksana di lapangan.

Mladenov juga mengatakan peta jalan tersebut tidak mengharuskan Israel mundur dari posisi mereka saat ini di sepanjang "Yellow Line" pada tahap awal.

"Yang kami minta adalah agar IDF (pasukan Israel) tidak menempatkan pasukan lebih jauh dari Yellow Line, karena Yellow Line tersebut telah disepakati dalam rencana komprehensif itu," ujarnya.

"Jadi, kami ingin mereka tetap berada di posisi tersebut dan memastikan mereka tidak menembaki orang-orang kecuali jika orang-orang itu merupakan ancaman nyata bagi tentara Israel," tandasnya.

Menurut Mladenov, penarikan pasukan Israel nantinya akan dilakukan secara bertahap berdasarkan wilayah.

Pasukan Israel akan mundur dari suatu wilayah setelah proses pelucutan senjata di wilayah tersebut dinyatakan selesai dan terverifikasi.

Proses tersebut kemudian berlanjut dari satu wilayah ke wilayah lainnya hingga pasukan Israel akhirnya mencapai pagar pembatas yang mengelilingi Jalur Gaza.

Mladenov menegaskan peta jalan tersebut tidak menghilangkan hak Israel untuk merespons ancaman langsung terhadap pasukannya.

Karena itu, proses pelaksanaan kesepakatan dapat ditangguhkan apabila terdapat kondisi yang dianggap membahayakan.

Ia mengatakan proses juga akan dihentikan dan tidak dilanjutkan ke tahap berikutnya apabila komitmen yang telah disepakati tidak dipenuhi.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pendiri Sekolah Harapan Ibu Prihatin Temuan Ratusan Senjata, Yayasan Minta Sekolah Disterilisasi
Polda Metro Jaya Dalami Asal-usul 995 Senjata di Sekolah, Mantan Ketua Yayasan Dipanggil Pekan Depan
Ratusan Senjata, Narkoba dan CD Pornografi Ditemukan di Sekolah, Ini Respons Menteri PPPA
Komisi III DPR Soroti Kematian Mantan Istri Anggota Polri di Medan, Polda Sumut dan Keluarga Dipanggil Selasa
Hampir 1.000 Senjata Ditemukan di Sekolah, Ternyata Cuma 1 yang Asli
Kronologi Penangkapan 2 Warga Terkait Pidato Prabowo soal Nuklir Iran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru