BREAKING NEWS
Minggu, 13 September 2026

China Siap Ambil Alih Keketuaan BRICS 2027! Xi Jinping Lempar Gebrakan AI hingga Soroti Isu Palestina

Nurul - Minggu, 13 September 2026 11:47 WIB
China Siap Ambil Alih Keketuaan BRICS 2027! Xi Jinping Lempar Gebrakan AI hingga Soroti Isu Palestina
Presiden China Xi Jinping berbicara dalam perjamuan yang dipandu oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di sela kunjungan negaranya di Pyongyang, Korea Utara, Senin (8/6/2026). (Foto: KNCA/via Reuters)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BEIJING - Presiden China Xi Jinping mengatakan negaranya siap mengambil alih keketuaan BRICS pada 2027. China juga akan menjadi tuan rumah KTT BRICS ke-19 dan menyiapkan agenda yang dinilai mendukung pembangunan negara-negara Global South.

Hal itu disampaikan Xi dalam sesi pertama KTT BRICS ke-18 di New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026). Menurut Xi, China akan memanfaatkan keketuaan tersebut untuk memperkuat konsensus dan memasuki era baru kerja sama BRICS.

"China akan mengambil alih keketuaan BRICS tahun depan dan menjadi tuan rumah Pertemuan Ke-19 KTT BRICS. China akan memanfaatkan kesempatan ini untuk membuat konsensus dan membuka masa depan bersama, memulai era Dasawarsa Emas ketiga kerja sama BRICS, serta bersama-sama menciptakan masa depan cerah bagi kemakmuran bersama," kata Xi, seperti dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri China, Minggu (13/9/2026).

Baca Juga:

Xi mengatakan 2026 menjadi momentum penting karena menandai 20 tahun kerja sama BRICS. Dia menyebut BRICS telah berkembang menjadi salah satu wadah kerja sama paling berpengaruh bagi negara-negara berkembang.

"Sebagai barisan terdepan negara Selatan Global, anggota BRICS tetap berpegang pada kemandirian, aktif menjajaki jalur pembangunan masing-masing, serta menjadi contoh bagi negara-negara berkembang lain untuk bersatu dan memperkuat diri," ujarnya.

Menurut Xi, selama dua dekade terakhir BRICS telah menghasilkan berbagai capaian dalam menghadapi sejumlah tantangan global, termasuk krisis keuangan internasional, pandemi COVID-19, dan perubahan iklim.

Xi menilai BRICS kini memasuki tahap baru dengan kerangka "Kerja Sama BRICS yang Lebih Besar". Menurutnya, kekuatan Global South semakin berkembang di tengah perubahan menuju dunia yang lebih multipolar.

Namun, dia juga menyoroti menguatnya unilateralisme dan politik kekuasaan. Karena itu, Xi mendorong negara-negara BRICS mengambil peran dalam membangun tatanan internasional yang dinilai lebih adil dan rasional.

Dalam pertemuan tersebut, Xi menyampaikan empat usulan bagi BRICS. Pertama, dia mendorong negara-negara anggota menjadi pelopor pembangunan inovatif melalui kerja sama teknologi dan industri.

China, kata Xi, mengusulkan Inisiatif BRICS mengenai pemberdayaan industrialisasi baru melalui kecerdasan buatan (AI). Kerja sama tersebut diarahkan pada pengembangan riset, penerapan teknologi, serta penguatan rantai industri dan rantai pasok.

"China bersedia bekerja sama dengan semua pihak untuk menghasilkan lebih banyak capaian penelitian, pengembangan, dan penerapan, serta memperdalam kerja sama rantai industri dan rantai pasok," kata Xi.

Kedua, Xi meminta BRICS berperan sebagai pelopor dalam menjaga perdamaian dan stabilitas. Dia menyoroti perkembangan konflik di kawasan Teluk dan Timur Tengah yang dinilai telah menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat.

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dari Rumah Bocor hingga Drainase Belum Ada, Rico Waas Janji 35% Anggaran 2027 Bereskan Semua Keluhan Warga Medan Utara
Beda Metode, Ini Potensi Perbedaan Awal Puasa 2027 antara Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU
Akses Tol Belmera Sering Terendam, Bobby Nasution Targetkan Jalan Letda Sujono Bebas Banjir Awal 2027
Anggaran Disunat Rp 69 Miliar, BNN Blak-blakan Tak Sanggup Sokong Program Prioritas Presiden
MK Beri Tenggat hingga 2028, Muktamar NU Justru Desak Anggaran MBG Dipisah Setahun Lebih Cepat
Diperkuat Tiga Pemain Diaspora, Garuda Muda Siap Tantang Australia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru