MEDAN – Kanker serviks menjadi salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan, terutama di negara berkembang, termasuk Indonesia.
Penyakit ini timbul akibat pertumbuhan sel-sel abnormal di leher rahim yang berubah menjadi tumor ganas.
Penyebab utamanya adalah infeksi virus Human Papillomavirus (HPV), yang umumnya ditularkan melalui hubungan seksual.
Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kanker serviks tidak hanya menyerang area reproduksi, tetapi juga dapat menimbulkan gejala di berbagai bagian tubuh seperti perut, punggung, hingga kaki, terutama jika telah mencapai stadium lanjut.
Jika tidak ditangani, kanker ini dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk gangguan kesuburan, penyebaran sel kanker ke organ lain, serta efek samping pengobatan seperti kelelahan ekstrem, mual, dan penurunan berat badan drastis.
Terdapat beberapa faktor yang meningkatkan risiko seorang perempuan terkena kanker serviks, antara lain:
1. Obesitas
Berat badan berlebih membuat skrining serviks menjadi lebih sulit dan mengurangi efektivitas deteksi dini kanker.
2. Sistem Imun Lemah
Tubuh yang tidak memiliki pertahanan imun yang kuat akan lebih sulit melawan infeksi HPV, yang dapat berkembang menjadi kanker.
3. Faktor Reproduksi
Penggunaan alat kontrasepsi oral jangka panjang serta melahirkan banyak anak dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker serviks.
4. Kebiasaan Merokok
Baik sebagai perokok aktif maupun pasif, paparan asap rokok meningkatkan risiko terkena kanker serviks karena bahan kimia dalam rokok dapat merusak sel di leher rahim.
Karena kanker serviks kerap tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, deteksi dini melalui Pap smear atau tes HPV sangat disarankan, terutama bagi perempuan yang telah aktif secara seksual.
Vaksinasi HPV juga terbukti efektif dalam mencegah sebagian besar kasus kanker serviks.
Artikel ini bertujuan memberikan informasi umum dan bukan pengganti nasihat medis profesional.
Jika Anda mengalami gejala yang disebutkan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan terpercaya.*