Banyak Warga Protes Desilnya Salah, Airlangga Pastikan Data Bisa Diperbarui Setiap 3 Bulan
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan data desil kesejahteraan masyarakat dapat berubah karena kond
EKONOMI
INDIA - Perdana Menteri India Narendra Modi menyerukan masyarakatnya untuk memperkuat ekonomi nasional dengan membeli produk buatan dalam negeri. Ajakan ini disampaikan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump yang memberlakukan tarif baru terhadap ekspor India.
Berbicara di hadapan ribuan warga di negara bagian Uttar Pradesh, Modi menegaskan pentingnya mendukung produk lokal sebagai langkah mempertahankan stabilitas ekonomi India.
"Ekonomi global sedang diliputi banyak kekhawatiran, suasananya tidak menentu. Sekarang, apapun yang kita beli harus punya satu patokan: hanya beli barang yang dibuat dengan keringat orang India," ujar Modi, Sabtu (2/8/2025).
Tarif Baru AS dan Tanggapan India
Seruan Modi muncul hanya beberapa hari setelah Presiden Trump menetapkan tarif 25 persen terhadap ekspor India ke Amerika Serikat, serta meningkatkan bea masuk dari beberapa negara lain. Kebijakan ini menambah tekanan terhadap perekonomian India yang tengah berupaya memperluas pasar ekspor.
Trump juga mengkritik India karena dianggap menerapkan tarif impor yang tinggi, serta masih menjalin kerja sama strategis dengan Rusia di bidang energi dan pertahanan. Ia bahkan mengancam akan menjatuhkan sanksi tambahan jika India tidak "mengubah sikapnya".
Modi tak menyebut langsung tindakan Amerika, namun menegaskan bahwa India tidak boleh tinggal diam.
"Kepentingan petani kita, industri kecil, dan lapangan kerja bagi anak muda kita adalah yang paling utama," katanya.
"Ketika negara lain sibuk menjaga kepentingan mereka, India juga harus tetap waspada menjaga miliknya sendiri."
Penguatan Gerakan 'Make in India'
Pernyataan Modi ini sekaligus memperkuat inisiatif 'Make in India', kampanye nasional yang sudah diluncurkan sejak masa awal kepemimpinannya. Kampanye tersebut bertujuan mendorong produksi barang dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.
Namun dalam konteks ketegangan perdagangan global saat ini, seruan tersebut terasa lebih mendesak, terutama karena tantangan yang muncul dari kebijakan proteksionis negara-negara besar seperti Amerika Serikat.
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan data desil kesejahteraan masyarakat dapat berubah karena kond
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah berencana membatasi pembelian Pertalite bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 10. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sad
EKONOMI
BATU BARA Komitmen Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat
PEMERINTAHAN
JAKARTA Tim kuasa hukum mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menghadirkan empat ahli dalam sidang praperadilan di Pengadilan
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya tidak menghadirkan saksi ahli dalam sidang praperadilan Roy Suryo jilid 4 di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selata
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Qholil Hidayat Sitanggang, bocah lakilaki berusia 8 tahun yang hanyut di Sungai Tanjung Pinggir, wilayah Kota Pematangsian
PERISTIWA
TANJAB TIMUR Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjung Jabung Timur mengamankan seorang pria berinisial H (31) yang diduga terlibat dalam pered
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mengapresiasi rencana pemerintah memberikan kepastian status bagi guru Pegawai Pemerintah de
NASIONAL
NTT Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan kebutuhan pangan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) aman hingga satu
NASIONAL
SIKKA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meninjau kesiapan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kab
PEMERINTAHAN