Belum Berhenti di Jilid Empat, Kubu Roy Suryo Isyaratkan Praperadilan Kelima Sudah di Depan Mata
JAKARTA Tim kuasa hukum Roy Suryo mengisyaratkan akan kembali mengajukan permohonan praperadilan jilid V terkait perkara yang menjerat kli
NASIONAL
INDIA - Perdana Menteri India Narendra Modi menyerukan masyarakatnya untuk memperkuat ekonomi nasional dengan membeli produk buatan dalam negeri. Ajakan ini disampaikan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump yang memberlakukan tarif baru terhadap ekspor India.
Berbicara di hadapan ribuan warga di negara bagian Uttar Pradesh, Modi menegaskan pentingnya mendukung produk lokal sebagai langkah mempertahankan stabilitas ekonomi India.
"Ekonomi global sedang diliputi banyak kekhawatiran, suasananya tidak menentu. Sekarang, apapun yang kita beli harus punya satu patokan: hanya beli barang yang dibuat dengan keringat orang India," ujar Modi, Sabtu (2/8/2025).
Tarif Baru AS dan Tanggapan India
Seruan Modi muncul hanya beberapa hari setelah Presiden Trump menetapkan tarif 25 persen terhadap ekspor India ke Amerika Serikat, serta meningkatkan bea masuk dari beberapa negara lain. Kebijakan ini menambah tekanan terhadap perekonomian India yang tengah berupaya memperluas pasar ekspor.
Trump juga mengkritik India karena dianggap menerapkan tarif impor yang tinggi, serta masih menjalin kerja sama strategis dengan Rusia di bidang energi dan pertahanan. Ia bahkan mengancam akan menjatuhkan sanksi tambahan jika India tidak "mengubah sikapnya".
Modi tak menyebut langsung tindakan Amerika, namun menegaskan bahwa India tidak boleh tinggal diam.
"Kepentingan petani kita, industri kecil, dan lapangan kerja bagi anak muda kita adalah yang paling utama," katanya.
"Ketika negara lain sibuk menjaga kepentingan mereka, India juga harus tetap waspada menjaga miliknya sendiri."
Penguatan Gerakan 'Make in India'
Pernyataan Modi ini sekaligus memperkuat inisiatif 'Make in India', kampanye nasional yang sudah diluncurkan sejak masa awal kepemimpinannya. Kampanye tersebut bertujuan mendorong produksi barang dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.
Namun dalam konteks ketegangan perdagangan global saat ini, seruan tersebut terasa lebih mendesak, terutama karena tantangan yang muncul dari kebijakan proteksionis negara-negara besar seperti Amerika Serikat.
JAKARTA Tim kuasa hukum Roy Suryo mengisyaratkan akan kembali mengajukan permohonan praperadilan jilid V terkait perkara yang menjerat kli
NASIONAL
NTT Korban meninggal dunia akibat gempa Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), bertambah menjadi
NASIONAL
JAKARTA Ahli hukum tata negara dan administrasi negara Universitas Tarumanagara Rasji menilai penggeledahan rumah keluarga mantan Jampidsus
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan data desil kesejahteraan masyarakat dapat berubah karena kond
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah berencana membatasi pembelian Pertalite bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 10. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sad
EKONOMI
BATU BARA Komitmen Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat
PEMERINTAHAN
JAKARTA Tim kuasa hukum mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menghadirkan empat ahli dalam sidang praperadilan di Pengadilan
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya tidak menghadirkan saksi ahli dalam sidang praperadilan Roy Suryo jilid 4 di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selata
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Qholil Hidayat Sitanggang, bocah lakilaki berusia 8 tahun yang hanyut di Sungai Tanjung Pinggir, wilayah Kota Pematangsian
PERISTIWA
TANJAB TIMUR Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjung Jabung Timur mengamankan seorang pria berinisial H (31) yang diduga terlibat dalam pered
HUKUM DAN KRIMINAL