Sepatu Jadi Tempat Persembunyian, Begini Modus Pengedar Selundupkan Vape Narkoba ke THM Medan
MEDAN Polisi menangkap pengedar vape narkoba berinisial FA (24) yang kerap beraksi di Helen&039s Night Mart, Jalan Setia Budi, Kota Meda
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPTENG - Kepala Desa (Kades) Anggoli, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Oloan Pasaribu, membantah tudingan telah menjual empat ekor sapi milik Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) secara sepihak tanpa musyawarah.
Tudingan itu sempat beredar luas di media dan disebut berasal dari pasangan suami istri yang merupakan mantan kepala desa dan lurah. Oloan menyebut tudingan tersebut tidak benar dan menyesatkan opini publik.
"Sangat kita sayangkan. Tudingan ini menyebut penjualan sapi tanpa musyawarah, padahal dilakukan melalui rapat desa yang diketahui oleh Camat dan Dinas PMD saat itu," jelas Oloan, Selasa (29/7/2025).
Oloan menjelaskan, empat ekor sapi itu merupakan aset warisan dari kepala desa sebelumnya yang berasal dari program Dana Desa tahun 2018. Namun, petugas pemelihara sapi menolak melanjutkan tugas, dan tidak ada warga yang bersedia menggantikan.
"Kami sudah umumkan ke masyarakat, tidak ada yang mau menjaga. Maka dilakukan musyawarah dan disepakati untuk dijual, demi menyelamatkan aset agar tidak mati sia-sia," ungkapnya.
Penjualan juga diketahui oleh Camat Sibabangun dan Kadis PMD saat itu, almarhum Henri Haluka Sitinjak. Oloan memastikan, penjualan dilakukan secara terbuka dan disertai berita acara resmi.
Dana hasil penjualan sapi digunakan untuk pengembangan usaha air bersih yang juga dikelola Bumdes Anggoli, termasuk pembelian meteran dan biaya perawatan jaringan.
Menanggapi tudingan pungutan liar (pungli) dalam pengadaan air bersih, Oloan mengatakan bahwa seluruh regulasi tarif dan iuran telah dimusyawarahkan antara pengurus Bumdes dan warga.
"Ini badan usaha. Harus ada biaya operasional, pemeliharaan, dan tenaga kerja," ujarnya.
Terkait tuduhan korupsi Dana Desa tahun 2018 dan 2019, termasuk program Pamsimas dan pengadaan jaringan air bersih, Oloan justru meminta Inspektorat Tapteng melakukan audit menyeluruh.
"Agar tidak menimbulkan fitnah dan opini sesat, kami mohon Inspektorat melakukan audit. Biar semuanya jelas," tegasnya.
Oloan juga mengaku telah menggunakan dana pribadinya sebesar Rp100 juta untuk mengembangkan jaringan air bersih yang kini telah menjangkau seluruh dusun bahkan merambah desa tetangga, dengan nilai aset mencapai Rp1 miliar.
MEDAN Polisi menangkap pengedar vape narkoba berinisial FA (24) yang kerap beraksi di Helen&039s Night Mart, Jalan Setia Budi, Kota Meda
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kopilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39), menerima upah sebesar 50.000 Ringgit Malaysia (RM), setara sekitar Rp219,4
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Upaya Pemerintah Aceh mengurai antrean panjang di sejumlah SPBU mulai menunjukkan hasil. PT Pertamina Patra Niaga meningkatka
EKONOMI
TANJUNG JABUNG TIMUR Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk sementara menghentikan aktivitas administra
PEMERINTAHAN
JAKARTA Harga emas Antam hari ini, Selasa (4/8/2026) pukul 10.00 WIB, tercatat turun. Harga emas Antam logam mulia berada di posisi Rp2.60
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah pada perdagangan Selasa (4/8/2026). Pada pukul 09.28 WIB, mata uang Garuda terdepr
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Selasa (4/8/2026) dibuka menguat 0,33 persen atau 20,28 poin ke posisi 6.254,78, lebi
EKONOMI
JAKARTA Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul berjanji akan mempercepat pemulangan 500 warga negara Indonesia (WNI) yang menja
NASIONAL
BOGOR Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, meminta maaf kepada suporter setelah Skuad Garuda dipermalukan Vietnam 03 pada laga Grup A
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris meminta pemerintah segera menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatak
NASIONAL