"Tough Guy", Sinyal Indonesia Penentu di BoP?
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
BATAM — Dinas Kesehatan Kota Batam merespons serius kasus viral yang menyebut seorang anak bernama Muhammad Alif Okto Karyanto (12) meninggal dunia setelah diduga ditolak untuk rawat inap di RSUD Embung Fatimah.
Kasus ini ramai diperbincangkan di media sosial dan menimbulkan sorotan publik terhadap pelayanan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi, menyatakan pihaknya telah melakukan penelusuran dan menemui langsung manajemen RSUD Embung Fatimah untuk meminta klarifikasi atas insiden tersebut.
"Kami tadi sudah menganjurkan, walaupun pasien tidak memenuhi kriteria untuk dirawat secara emergency dengan BPJS Kesehatan, sebaiknya tetap dianjurkan untuk rawat inap," ujar Didi dalam keterangannya, Selasa (17/6/2025).
Didi menegaskan bahwa sebagai flagship rumah sakit milik pemerintah daerah, RSUD Embung Fatimah seharusnya mengutamakan aspek kemanusiaan, terlebih ketika pasien adalah anak-anak yang datang pada malam hari dan poliklinik sudah tutup.
"Sebaiknya pasien diterima saja, apalagi anak-anak. Kalau ada permintaan rawat inap dari keluarga dan datangnya malam hari, itu semestinya jadi pertimbangan penting," tegasnya.
Sebagai langkah perbaikan sistemik, Dinkes juga merekomendasikan agar RSUD Embung Fatimah segera membentuk Manajer On Duty (MOD).
Menurut Didi, keberadaan MOD akan membantu mengelola layanan non-medis dan administratif secara profesional, sehingga tenaga medis bisa fokus pada penanganan pasien.
"Kami juga merekomendasikan untuk dibentuk MOD, agar urusan di luar tindakan medis bisa ditangani secara cepat tanpa membebani dokter," jelas Didi.
Kejadian memilukan ini bermula ketika keluarga membawa Muhammad Alif ke UGD RSUD Embung Fatimah pada Sabtu (14/6/2025) malam.
Setelah hampir tiga jam menjalani penanganan, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa Alif tidak termasuk kategori darurat, sehingga tidak dapat dirawat inap melalui BPJS Kesehatan.
Dengan keterbatasan biaya, keluarga memutuskan untuk membawa pulang Alif pada Minggu (15/6) pukul 02.30 WIB, setelah membeli obat secara mandiri.
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
DENPASAR Gubernur Bali, Wayan Koster, menghadiri pelantikan Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar, I Ketut Sukewati Lanang Putra Per
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika terbaru terkait kebijakan t
EKONOMI
MEDAN Bulan Ramadhan menjadi momentum utama bagi umat Muslim untuk meraih pahala berlimpah.Selain menahan lapar dan dahaga, ada sejumlah
AGAMA
DELI SERDANG Perayaan Imlek Bersama seDeli Serdang Tahun 2026 M/2577 Kongzili berlangsung meriah di Kito Convention Hall, Kecamatan Tan
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Kabupaten Deli Serdang menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus iklim investasi yang ramah lingk
PEMERINTAHAN
SITAHUIS Plh. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Ernita Naibaho, bersama mitra pem
PEMERINTAHAN
BATU BARA Polemik pengelolaan anggaran Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) KeXVII Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran
NASIONAL
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster menekankan perlunya perhatian serius terhadap kasus HIV/AIDS yang masih me
KESEHATAN
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster memberikan dukungan penuh kepada Rasha Azzahra, siswi kelas XI SMAS Santo
NASIONAL