Dugaan Penyimpangan Proyek Rehab SLB Batu Bara Rp1,7 Miliar Dilaporkan ke Kejari
BATU BARA Dugaan penyimpangan dalam proyek rehabilitasi asrama SLB Negeri Batu Bara tahun anggaran 2024 senilai Rp1,7 miliar dilaporkan
HUKUM DAN KRIMINAL
BEIJING - Sebuah studi terbaru mengungkap potensi bau kotoran telinga (earwax) sebagai penanda dini penyakit Parkinson, yang dapat membantu mendeteksi risiko kerusakan otak serius secara lebih cepat dan non-invasif.
Penelitian ini melibatkan 209 partisipan, di mana 108 orang di antaranya adalah pengidap Parkinson. Para ilmuwan menemukan bahwa komposisi kimia kotoran telinga para pasien Parkinson berbeda secara signifikan dari kelompok sehat.
Temuan ini diperoleh melalui penggunaan teknologi Artificial Intelligence Olfactory (AIO) – sebuah sistem AI yang mensimulasikan penciuman manusia. AIO berhasil mengidentifikasi empat senyawa volatil (VOC) sebagai biomarker potensial Parkinson, yaitu:
Ethylbenzene
4-ethyltoluene
Pentanal
2-pentadecyl-1,3-dioxolane
Keempat senyawa tersebut ditemukan dalam konsentrasi berbeda pada kotoran telinga pasien Parkinson dibandingkan dengan partisipan sehat.
"Ini merupakan pendekatan non-invasif yang menjanjikan dibandingkan metode konvensional seperti pengambilan cairan tulang belakang," ujar Hao Dong, ilmuwan dari Research Center for Frontier Fundamental Studies, yang memimpin studi tersebut.
Meski menjanjikan, penelitian ini masih dalam skala terbatas dan dilakukan hanya di satu klinik di Tiongkok. Para peneliti menyadari perlunya riset lanjutan yang lebih luas mencakup berbagai tahapan penyakit, lokasi riset yang berbeda, serta beragam kelompok etnis agar metode ini dapat diterapkan secara klinis.
"Langkah berikutnya adalah memperluas riset ini agar bisa dievaluasi secara menyeluruh dari sisi praktikalitas dan aplikabilitasnya dalam dunia medis," lanjut Hao Dong, dikutip dari New York Post.
Temuan ini membuka harapan baru untuk skrining awal Parkinson yang lebih murah, cepat, dan mudah, sekaligus menyoroti bagaimana AI dan bioteknologi dapat bersinergi dalam mendeteksi penyakit neurologis sejak dini.*
(d/j006)
BATU BARA Dugaan penyimpangan dalam proyek rehabilitasi asrama SLB Negeri Batu Bara tahun anggaran 2024 senilai Rp1,7 miliar dilaporkan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis terhadap tiga terdakwa dalam perkara dugaan korups
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada umat Kristiani di Indonesia. Ia mengajak
NASIONAL
JAKARTA PSSI menegaskan proses naturalisasi pemain diaspora yang memperkuat Timnas Indonesia telah dilakukan secara sah sesuai ketentuan
OLAHRAGA
JAKARTA Tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan masih tinggi di tengah ketidakpastian global. S
EKONOMI
TORAJA UTARA Perkelahian yang melibatkan aparat keamanan terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Sela
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Presiden ke7 RI Joko Widodo menilai keputusan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk tidak menaikkan harga bahan
EKONOMI
JAKARTA Panglima TNI Agus Subiyanto menginstruksikan prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon untuk menghentikan selu
NASIONAL
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi kemunculan fenomena iklim ekstrem yang disebut Godzilla El Nino mulai Apri
NASIONAL
TEHERAN Pemerintah Iran mendesak negaranegara Arab untuk mengusir pasukan Amerika Serikat dari pangkalan militer di kawasan Timur Tenga
INTERNASIONAL