BREAKING NEWS
Minggu, 31 Agustus 2025

Cegah Diabetes, Kemenkes Siapkan Label Gula dan Kalori dengan Sistem Warna Merah-Kuning-Hijau

Paul Antonio Hutapea - Selasa, 19 Agustus 2025 15:00 WIB
Cegah Diabetes, Kemenkes Siapkan Label Gula dan Kalori dengan Sistem Warna Merah-Kuning-Hijau
ilustrasi label makanan (foto : kompasiana)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah merancang aturan baru terkait pelabelan makanan dan minuman dalam kemasan berdasarkan kandungan gula dan kalori. Aturan ini merupakan langkah jangka pendek untuk menekan angka diabetes yang terus meningkat di Indonesia.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyatakan bahwa produk makanan akan diberi label lampu lalu lintas: merah, kuning, dan hijau, sesuai dengan kadar gula dan kalorinya.

"Semua produk akan diberi notifikasi seperti lampu merah. Ada yang merah, kuning, dan hijau. Ini bagian dari edukasi untuk hidup sehat," ujar Dante di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (18/8/2025).

Baca Juga:

Label tersebut akan memudahkan konsumen mengenali risiko kesehatan dari makanan yang mereka konsumsi, sekaligus mendorong produsen untuk lebih transparan dan bertanggung jawab.

Kemenkes menargetkan kebijakan ini akan mulai diterapkan secara bertahap mulai akhir 2025, dengan kolaborasi lintas kementerian termasuk Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Dalam 3-4 tahun ke depan, pelabelan ini diharapkan bisa berlaku menyeluruh.

Baca Juga:

"Kita sudah koordinasi dengan Kemenperin. Harapannya tahun ini sudah bisa mulai diterapkan bertahap," tambah Dante.

Dante juga mengungkapkan bahwa angka prevalensi diabetes di Indonesia mencapai 11 persen berdasarkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) nasional. Artinya, 1 dari 10 warga Indonesia mengidap diabetes, namun hanya sebagian kecil yang menyadarinya.

"Yang ketahuan diabetes itu hanya 3 persen. Sisanya 9,8 persen tidak tahu kalau dia diabetes. Ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan komplikasi berat seperti gagal ginjal, stroke, atau serangan jantung," kata Dante.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno turut menekankan pentingnya kampanye gaya hidup sehat sebagai bagian dari upaya nasional mengurangi penyakit tidak menular seperti diabetes.

"Kami mengajak kementerian lain, termasuk sektor swasta, untuk mendukung sosialisasi pola hidup sehat," ujarnya.*

(j006)

Editor
: Justin Nova
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Presiden Targetkan 500 Rumah Sakit Berkualitas Dibangun dalam Empat Tahun
Ancam Nyawa 2 Orang Setiap 5 Menit, Bobby Nasution Teken Komitmen Percepatan Eliminasi TBC Bersama Tujuh Gubernur Lainnya
Benarkah Minum Air Malam Hari Bisa Rusak Ginjal? Ini Penjelasan Ahli
Kemenkes Respons Isu dr. Piprim Tak Bisa Layani Pasien BPJS di RSCM
Menkes: Cukai Minuman Manis Mulai 2026, Demi Kendalikan Konsumsi Gula
Kemenkes RI Serahkan Sertifikat Eliminasi Kusta, Filariasis, dan Frambusia kepada Kabupaten Tapanuli Selatan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru