JAKARTA – Di tengah kemajuan dunia medis modern, pengobatan tradisional masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
Salah satu sosok yang menggabungkan metode pengobatan klasik dengan teknologi masa kini adalah Sinse Rian, terapis asal Glodok, Jakarta, yang memperkenalkan pendekatan baru bernama Sinse Modern atau Shimod.
Menggabungkan teknik akupuntur khas Tiongkok dan terapi elektromagnetik dari alat canggih buatan Jepang, MEDIC 14000 SX, Sinse Rian mengklaim telah membantu banyak pasien dengan penyakit kronis seperti stroke, syaraf kejepit, prostat, diabetes, hingga gangguan kesuburan.
"Kalau sinse biasanya hanya pakai jamu atau herbal, saya gabungkan dengan teknologi. Pasien saya terapi dengan mesin Jepang dan juga akupuntur untuk membuka syaraf-syarafnya," ungkap Sinse Rian dalam wawancara di kliniknya, Medic Therapy Jakarta.
Terapi elektromagnetik atau Electromagnetic Therapy (EMT) bekerja menggunakan medan elektromagnetik berdenyut (Pulsed Electromagnetic Fields/PEMF) yang dipercaya dapat merangsang penyembuhan jaringan, memperbaiki fungsi sel, mengurangi peradangan, dan mempercepat pemulihan luka.
Namun, pendekatan Sinse Rian menambahkan nilai unik dengan menggabungkannya bersama metode akupuntur dan pengobatan tradisional Tiongkok.
Ia menyebut pendekatan ini lebih efektif dalam menangani keluhan syaraf, metabolik, hingga hormonal.
Pengalaman Belajar di Singapura, Mengabdi di Tanah Air
Perjalanan Sinse Rian tak lepas dari pengalaman mendalami anatomi tubuh dan teknik pengobatan alternatif selama 17 tahun di Singapura.
Sekembalinya ke Indonesia pada 2019, ia mendirikan dua klinik: satu di Glodok Pancoran Kota dan satu lagi di Apartemen Royal Mediterania Garden, Central Park.
Klinik tersebut kini beroperasi setiap hari dari pukul 10.00 hingga 18.00 WIB.