Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
MEDAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara (Sumut) terus berjalan dengan cakupan yang semakin luas.
Hingga Oktober 2025, tercatat 930 ribu penerima manfaat telah dilayani melalui 322 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah.
Namun seiring bertambahnya skala program, Pemerintah Provinsi Sumut memperketat pengawasan, terutama pada aspek keamanan dan kebersihan pangan, guna mencegah kejadian seperti keracunan massal dan menjamin mutu layanan.Baca Juga:
Hal ini disampaikan dalam pertemuan yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Rabu (1/10). Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumut T. Agung Kurniawan, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut Hamid Rijal, serta Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Harvina Zuhra.
Kepala BGN Regional Sumut, Agung Kurniawan, mengatakan jumlah SPPG aktif saat ini masih akan bertambah. Target total unit dapur MBG di Sumut mencapai 1.742 unit, yang diproyeksikan akan menyerap lebih dari 10.000 tenaga kerja.
"Akan terus bertambah karena target kita 1.742 unit. Saat ini, penerima manfaat sudah mencapai 930.000 orang. Kolaborasi dan pengawasan yang kuat sangat penting untuk memastikan program ini berjalan aman dan efektif," jelas Agung.Adapun penerima manfaat MBG terdiri dari dua kelompok besar: peserta didik (PAUD hingga SLTA), serta non-peserta didik seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Untuk menjamin keamanan pangan, Pemprov Sumut mewajibkan setiap dapur MBG (SPPG) memiliki Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS). SLHS ini akan menjadi syarat mutlak sebelum dapur mulai beroperasi.
Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rijal, menyebut Pemprov akan memperketat proses penerbitan SLHS, termasuk dengan melakukan uji laboratorium secara rutin terhadap sampel makanan dan minuman.
"Kita akan cek sampel makanan dari dapur dan dari lokasi penerima. Kita juga pantau kondisi kesehatan para pekerja. Mereka tidak boleh dalam kondisi sakit yang menular," ujar Hamid.Sampel makanan akan dikirim ke dua laboratorium: Lab milik Kementerian Kesehatan di Sumut dan Labkesda Pemprov Sumut. Pengujian ini mencakup deteksi bahan kimia berbahaya, bakteri, hingga virus.
"Kita pastikan makanan MBG bebas kontaminasi dan aman dikonsumsi. SLHS hanya akan diberikan jika seluruh aspek ini lolos verifikasi," tambah Hamid.Selain pengujian, monitoring ketat juga dilakukan terhadap proses pengemasan dan distribusi, termasuk masa kedaluwarsa bahan pangan.
Baca Juga:
Seluruh prosedur dirancang untuk menjamin kualitas dan keselamatan makanan sejak dari dapur hingga ke tangan penerima manfaat.Program MBG menjadi salah satu andalan Pemprov Sumut dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama di daerah tertinggal dan rawan pangan.*
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Oditurat Militer menanggapi usulan pelibatan hakim ad hoc dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL