Gubernur Rahmat juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program MBG.
Menurutnya, jika pengawasan protokol terus diperketat dan konsep circular economy diterapkan secara optimal, terutama dalam pengelolaan limbah, maka pelayanan gizi di Lampung tidak hanya akan lebih aman, tapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Komitmen ini, lanjutnya, menjadi bagian dari upaya besar Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama generasi muda, melalui program pemenuhan gizi yang terstruktur, aman, dan berorientasi pada masa depan.*