5. Gangguan Kognitif dan Mood Neurotransmiter seperti serotonin dan dopamin dibuat dari asam amino, yang merupakan komponen dasar protein.
Ketika asupan protein minim, produksi neurotransmiter terganggu. Ini dapat memicu brain fog, kecemasan, iritabilitas, serta gangguan konsentrasi.
6. Rasa Lapar Berlebih dan Nafsu Makan Tinggi Protein memiliki peran dalam menstimulasi hormon kenyang.
Ketika tubuh kekurangan protein, perasaan kenyang berkurang, sehingga keinginan untuk makan lebih sering muncul, terutama makanan tinggi karbohidrat dan lemak.
Dalam jangka panjang, kondisi ini berisiko menyebabkan penambahan berat badan dan perlambatan metabolisme akibat kehilangan massa otot.
Kebutuhan protein setiap orang berbeda, tergantung usia, jenis kelamin, berat badan, dan aktivitas fisik.
Namun secara umum, angka kecukupan gizi (AKG) menunjukkan bahwa orang dewasa memerlukan sekitar 0,8–1 gram protein per kilogram berat badan per hari.
Sumber protein dapat diperoleh dari makanan hewani seperti telur, daging, ikan, susu, serta sumber nabati seperti kacang-kacangan, tahu, tempe, dan quinoa.
Untuk menjaga kesehatantubuh secara optimal, pastikan asupan protein harian tercukupi dan seimbang.*