BREAKING NEWS
Senin, 08 Juni 2026

Ribuan Warga Padati GBK, Perwatusi Canangkan Gerakan Nasional Peduli Osteoporosis 2025

gusWedha - Senin, 27 Oktober 2025 09:09 WIB
Ribuan Warga Padati GBK, Perwatusi Canangkan Gerakan Nasional Peduli Osteoporosis 2025
Ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia memadati Plaza Utara Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (26/10/2025).(Foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTARibuan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia memadati Plaza Utara Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (26/10/2025), untuk mengikuti Peringatan Hari Osteoporosis Nasional (HON) 2025.

Acara yang berlangsung meriah ini digelar oleh Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) bekerja sama dengan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), serta didukung berbagai lembaga, dunia usaha, dan komunitas kesehatan.

Dalam sambutannya, Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi, Purnomo Yusgiantoro, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dinilainya penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan tulang.

Baca Juga:

"Kesehatan tulang adalah fondasi penting bagi produktivitas bangsa. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan dua kali setahun agar masyarakat semakin peduli menjaga kekuatan tulang sejak dini," ujar Purnomo usai mencanangkan Gerakan Indonesia Peduli Osteoporosis bersama Perwatusi.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Perwatusi meluncurkan kampanye nasional bertajuk "Membangun Masyarakat Peduli Osteoporosis Indonesia – Katakan Tidak pada Keropos Tulang (Say No to Fragile Bone)".

Menurut Sekretaris Umum Perwatusi, Ida Wisnubaroto, kampanye ini menjadi gerakan edukatif lintas generasi yang mengajak masyarakat untuk mencegah osteoporosis sejak dini melalui gaya hidup sehat dan aktif.

"Peringatan HON 2025 kami gelar di tiga provinsi: DKI Jakarta (26 Oktober), Kabupaten Semarang (2 November), dan Kabupaten Cimahi (8 November). Kami ingin pesan kesehatan tulang menjangkau masyarakat luas, tidak hanya di perkotaan," jelas Ida.

Di Jakarta, kegiatan diisi dengan senam massal, pemeriksaan kepadatan tulang gratis, talkshow edukatif bersama dokter dan ahli gizi, hingga pembagian produk nutrisi dan suplemen.

Acara juga dimeriahkan oleh komunitas olahraga dan pejuang kesehatan yang menginspirasi publik untuk tetap aktif di segala usia.

Ketua Umum Perwatusi, Anita A. Hutagalung, menegaskan pentingnya membangun kesadaran menjaga tulang sejak muda.
Menurutnya, pembiasaan gaya hidup aktif dan konsumsi bergizi seimbang perlu dimulai sejak usia dini.

"Menjaga kesehatan tulang tidak bisa dilakukan secara instan. Edukasi dan pembiasaan hidup sehat harus dimulai dari rumah, sekolah, hingga tempat kerja. Tulang yang kuat adalah fondasi bagi bangsa yang kuat," ujar Anita.

Ia juga menyoroti pentingnya paparan sinar matahari yang cukup dan asupan kalsium untuk mencegah keropos tulang, sekaligus memperkuat peran keluarga dalam membentuk kebiasaan hidup sehat.

Perwatusi juga menggandeng sejumlah mitra dalam pelaksanaan HON 2025, termasuk Kalbe Nutritionals melalui produk Entrasol, yang aktif mengampanyekan gaya hidup sehat lintas generasi.

"Kami mendukung penuh edukasi mengenai pentingnya menjaga kepadatan tulang sejak muda. Nutrisi yang cukup dan aktivitas fisik teratur adalah kunci utama pencegahan osteoporosis," ujar Dicky Sulaiman, Business Group Manager Adult Nutrition Kalbe Nutritionals.

Dari sisi kolaborasi, Filda C. Yusgiantoro dari Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) menegaskan pentingnya gerakan literasi kesehatan masyarakat.

"Osteoporosis adalah penyakit senyap yang sering diabaikan. Melalui kolaborasi lintas sektor, kami ingin kepedulian terhadap kesehatan tulang menjadi bagian dari kebiasaan hidup sehari-hari," ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan, Perwatusi memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang berkontribusi dalam edukasi dan pendampingan masyarakat di bidang kesehatan tulang.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Purnomo Yusgiantoro Center, PT Bayan Resources Tbk, PT SSP, Yayasan Visi Darma Bakti Nicolaas, Warung Konre, dan Lembaga Pendidikan Ariyanti.

Anita juga menyebut sejumlah tokoh inspiratif seperti Mufida Jusuf Kalla, Anita Chairul Tanjung, Yanti Rinaldi, Prof. Dr. dr. Ichamsyah A. Rahman, Sp.OG (K), Prof. Dr. dr. Nicolaas C. Budhiparama, Sp.OT, dan Lies Purnomo Yusgiantoro yang turut memperkuat gerakan Perwatusi.

Peringatan HON 2025 diharapkan tidak hanya menjadi acara tahunan, tetapi menjadi awal dari Gerakan Nasional Peduli Osteoporosis Indonesia yang berkelanjutan.

Perwatusi berkomitmen memperluas edukasi hingga ke daerah-daerah melalui pelatihan, penyuluhan, dan kampanye publik.

"Kami ingin gerakan ini tumbuh menjadi budaya baru masyarakat Indonesia — karena tulang yang kuat adalah fondasi bagi bangsa yang kuat, sehat, dan produktif," tutup Anita penuh optimisme.*

(M/006)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pengamat Pendidikan Dorong Pemerintah Buka Formasi Guru PNS untuk Tingkatkan Mutu
iPhone 20 Akan Hadir Bersamaan dengan iPhone 18e, Apple Bagi Peluncuran Dua Gelombang
Tiga Inovasi Apple Menggebrak Dunia Gadget! iPhone Lipat, Tanpa Bezel, Hingga Flip
Mitigasi Bencana, Pemkab Simalungun Lakukan Penebangan dan Perantingan Pohon Strategis
Apple Tunda Peluncuran iPhone Fold ke 2027, Engsel Jadi Kendala
Difitnah Hedon dan Antagonis, Erin Taulany Balas dengan Doa: Cukup Allah yang Tahu!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru