Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan menerima penghargaan dalam Rakornas Percepatan Penurunan Stunting 2025 yang digelar di Gedung Kemenkes, Kuningan, Jakarta, Rabu (12/11/2025). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Kabupaten ini dinobatkan sebagai Daerah Berkinerja Baik dalam Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024, sekaligus berhak atas insentif fiskal tahun berjalan 2025 dari pemerintah pusat.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting 2025 yang digelar di Gedung Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kuningan, Jakarta, Rabu (12/11/2025).
Rakornas ini dihadiri oleh Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, bersama sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menko PMK Pratikno, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Kepala BKKBN Wihaji, dan Wamendagri Bima Arya.
Dalam arahannya, Wapres Gibran menegaskan bahwa penanganan stunting menjadi prioritas nasional yang harus dilakukan secara terpadu lintas sektor.
"Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga dipengaruhi oleh sanitasi, air bersih, dan pernikahan dini. Karena itu, penanganannya harus berasal dari satu sumber yang sama, satu arah kebijakan yang jelas," ujar Gibran.
Gibran menargetkan penurunan prevalensi stunting menjadi 14,2 persen pada 2029 dan 5 persen pada tahun 2045, sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2045.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.
"Program ini harus kita kawal dan keroyok bersama. Kuncinya ada pada sinergi antara pusat dan daerah," tegasnya.
Keberhasilan Pemkab Deli Serdang dianggap sebagai contoh nyata sinergi kebijakan pusat dan pelaksanaan di daerah.
Kabupaten ini dinilai berhasil menurunkan angka stunting secara konsisten melalui pendekatan lintas sektor, dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader posyandu, perangkat desa, dan tokoh masyarakat.
Bupati Asri Ludin Tambunan menyampaikan, capaian ini adalah hasil kerja kolektif seluruh pihak di daerah.
"Kami hanya menjalankan amanah dengan gotong royong. Penurunan stunting bukan semata kerja pemerintah, tapi gerakan sosial yang melibatkan semua unsur masyarakat," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wapres Gibran juga memaparkan capaian nasional. Menurutnya, atas arahan Presiden, pemerintah berhasil menekan angka prevalensi stunting pada 2024 menjadi 19,8 persen, atau turun 357 ribu anak dibandingkan tahun sebelumnya.
"Angka ini bahkan lebih baik dari proyeksi Bappenas yang memprediksi 20,1 persen," ujar Gibran.
Rakornas tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021, yang menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antarlembaga dalam mempercepat penurunan stunting.
Dengan penghargaan ini, Deli Serdang diharapkan terus mempertahankan kinerja dan memperluas cakupan program intervensi gizi spesifik dan sensitif di seluruh wilayah kecamatan. Pemkab juga berkomitmen mengintegrasikan program penurunan stunting ke dalam perencanaan pembangunan daerah tahun 2026.
"Kami akan terus bekerja agar setiap anak Deli Serdang tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Ini bagian dari investasi masa depan bangsa," pungkas Bupati Asri.*
(ad)
Editor
: Adelia Syafitri
Deli Serdang Raih Penghargaan Nasional Penurunan Stunting, Wapres Gibran: Kuncinya Sinergi Pusat dan Daerah