BREAKING NEWS
Minggu, 22 Maret 2026

NTT Catat Prestasi Medis: Pasien Aneurisma Otak Selamat Setelah Dikira Meninggal

Abyadi Siregar - Minggu, 16 November 2025 16:18 WIB
NTT Catat Prestasi Medis: Pasien Aneurisma Otak Selamat Setelah Dikira Meninggal
ilustrasi (Foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KUPANG – Layanan kesehatan di Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat tonggak penting.

RSUP Ben Mboi Kupang berhasil melakukan operasi saraf kompleks berupa clipping, coiling, dan bypass pembuluh darah otak, menjadikan NTT sebagai provinsi pertama di kawasan Timur Indonesia yang mampu menangani prosedur tersebut secara mandiri.

Direktur RSUP Ben Mboi, dr. Annas Ahmad, menjelaskan operasi clipping perdana digelar pada 13 November 2025.

Baca Juga:

Pasien, seorang perempuan berusia 56 tahun, sempat dikira meninggal oleh keluarga karena tidak menunjukkan respons saat dirujuk ke rumah sakit.

"RS Ben Mboi telah meningkatkan kapasitas layanan stroke, yang ditandai dengan keberhasilan operasi saraf kompleks ini," kata dr. Annas dalam konferensi pers, dikutip dari Kemenkes, Sabtu (15/11).

Pasien itu merupakan salah satu dari tiga pasien yang ditangani oleh tim gabungan dari RS PON, RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, dan RSUP Ben Mboi.

Seluruh operasi berjalan lancar, dan ketiga pasien dilaporkan dalam kondisi stabil.

Pascaoperasi, pasien bernama Sabina mampu membuka mata, menjawab pertanyaan, dan menunjukkan respons yang baik, mengejutkan keluarganya yang sempat mengira ia meninggal.

Kepala Dinas Kesehatan NTT, drg. Iien Adriany, mewakili Gubernur NTT, menyebut keberhasilan ini sebagai momentum transformasi layanan kesehatan di wilayah timur.

Menurutnya, prestasi ini mengurangi ketergantungan masyarakat pada rujukan ke luar pulau.

"Jejaring pengampuan dibangun agar standar layanan antara pusat dan daerah semakin setara, sehingga masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan panjang," ujarnya.

Keberhasilan RSUP Ben Mboi menandai langkah strategis dalam pemerataan layanan kesehatan, membuka peluang agar pasien kritis di wilayah Timur Indonesia mendapat penanganan terbaik tanpa harus meninggalkan daerah asal.*

(d/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polda NTT Tindak Tegas Bripda Torino Tobo Dara Usai Aniaya Siswa SPN, Kini di Patsus
Dari Puncak ke Langit Flores Timur: Lewotobi Laki-laki Erupsi Hebat Pagi Ini
Gunung Ile Lewotolok Erupsi 73 Kali, Warga Diminta Waspada
Forum Pemuda NTT Gelar Aksi Bersih Sungai di Taman Pancing Denpasar
Tim K9 Baharkam Polri Dikerahkan ke NTT, Bantu Cari Korban Bencana di Nagakeo
IMO-Indonesia dan FTBM NTT Jalin Kolaborasi Literasi Nasional: Satukan Visi Cerdaskan Bangsa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru