Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut, dr. Nelly Fitriani di Podcast BUKA-BUKAAN yang dipandu host Abyadi Siregar, Pemimpin Redaksi bitvonline.com (foto: adam)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
MEDAN — Program Berobat Gratis (Probis) hanya dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), terus mendapat sambutan tinggi masyarakat sejak resmi berlaku di Sumut pada 1 Oktober 2025.
Hal ini dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut, dr. Nelly Fitriani, dalam Podcast BUKA-BUKAAN bitvonline.com, Senin (17/11/2025) yang ditayangkan di chanel youtube.com @bitv.
dr. Nelly Fitriani menjelaskan, program yang merupakan inisiatif Universal Health Coverage (UHC) Pemprov Sumut ini, memang dirancang untuk mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Dengan demikian, dapat dipastikan tidak ada lagi warga yang terhambat mendapat layanan kesehatan karena status kepesertaan BPJS yang bermasalah.
11 RIBU PASIEN SUDAH MENGGUNAKAN PROBIS
Karena itu, lanjut dr Nelly Fitriani, sejak awal Oktober 2025, lebih dari 11.000 warga Sumut sudah memanfaatkan Probis.
Tingginya animo masyarakat menggunakan layanan Kesehatan Probis ini, menurut dr Nelly Fitriani, menyebabkan terjadinya peningkatan yang signifikan okupansi tempat tidur, terutama di Kelas III.
"Ini menunjukkan bahwa program ini sangat dibutuhkan masyarakat. Namun memang di beberapa rumah sakit, Kelas III sudah cukup padat," ungkap dr. Nelly.
AKTIVASI BPJS OTOMATIS UNTUK PESERTA MENUNGGAK
Lebih jauh dr Nelly Fitriani menguraikan, sebenarnya, Probis bertujuan mengaktifkan kepesertaan BPJS masyarakat yang menunggak atau yang sama sekali belum terdaftar.
Meski seseorang bukan sebagai peserta BPJS Kesehatan, atau status kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif lagi karena menunggak, tegas dr. Nelly Fitriani, namun masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan cukup hanya dengan membawa KTP.