"Sejak kondisi bencana terjadi di beberapa kabupaten/kota, manajemen RSUD-ZA telah mengambil langkah strategis yang solutif dan terpadu untuk penanganan korban bencana," ujar Muhammad.
Sejak 29 November 2025, RSUD-ZA telah mengirim tenaga medis bersama tim Dinas Kesehatan Aceh ke wilayah terdampak seperti Pidie Jaya, Bireun, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.
Layanan yang diberikan meliputi spesialistik, emergency medik, anak, bedah, anestesi, penyakit dalam, jantung, neurologi, kulit, THT, pulmonologi, serta layanan keperawatan.
RSUD-ZA juga memfasilitasi rujukan medivac udara bagi daerah yang akses jalur daratnya terputus, bekerja sama dengan Lanud, Kesdam, KKP, dan PSC.
Untuk mengatasi kepadatan di UGD, rumah sakit kini mengembangkan ruang transit IGD dan menambah 120 tempat tidur, sehingga total bed tersedia mencapai 959 unit pada Januari 2026.
Selama periode bencana, RSUD-ZA telah menangani 146 pasien dari daerah terdampak.*
(dh)
Editor
: Adam
RSUD Zainal Abidin Aceh Siaga 24 Jam, Tangani Korban Banjir dan Longsor