BREAKING NEWS
Selasa, 03 Maret 2026

Menkes Ungkap Angka Kematian Ibu dan Bayi Masih Tinggi, Jadi Tantangan Menuju Indonesia Emas 2045

Adelia Syafitri - Kamis, 15 Januari 2026 08:40 WIB
Menkes Ungkap Angka Kematian Ibu dan Bayi Masih Tinggi, Jadi Tantangan Menuju Indonesia Emas 2045
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (foto: tangkapan layar yt Kementerian Kesehatan RI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DEPOK — Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan masih tingginya angka kematian ibu dan bayi di Indonesia.

Dalam paparannya, ia menyebut bahwa hampir setiap jam terdapat bayi yang meninggal dunia, sementara kematian ibu hamil atau melahirkan terjadi dalam rentang waktu yang tidak jauh berbeda.

"Jika angka kematian bayi kita sekitar 33 ribu per tahun, dibagi 365 hari dan 24 jam, maka setiap jam hampir empat bayi meninggal. Artinya, selama kita duduk dan berbicara satu jam, tiga bayi meninggal di Indonesia," kata Budi saat menghadiri Peresmian Peningkatan Kapabilitas Lini Produksi MMS dan R&D Bayer Indonesia di Depok, Kamis (15/1/2026).

Baca Juga:

Selain kematian bayi, Budi juga menyoroti angka kematian ibu yang masih tinggi, yakni sekitar 4.100 kasus per tahun.

Menurutnya, kondisi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah dalam memperbaiki layanan kesehatan maternal.

"Dalam dua jam diskusi saja, dua ibu bisa meninggal," ujarnya.

Budi menegaskan bahwa persoalan kematian ibu dan bayi berkaitan erat dengan masalah gizi dan kesehatan ibu hamil, termasuk tingginya angka stunting.

Isu tersebut dinilai menjadi tantangan serius dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Pemerintah, kata dia, mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk sektor industri, untuk memperkuat ekosistem kesehatan nasional.

Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah penguatan produksi dalam negeri untuk menjamin ketersediaan produk kesehatan yang berkualitas.

"Penguatan produksi MMS dan riset dan pengembangan di dalam negeri merupakan langkah strategis untuk mendukung prioritas nasional, termasuk kesehatan ibu dan anak," ujar Budi.

Dalam kesempatan yang sama, Bayer Indonesia meresmikan peningkatan kapabilitas lini produksi Multiple Micronutrient Supplements (MMS) di Pabrik Bayer Consumer Health Cimanggis.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Usai Tinjau IKN, Prabowo Pastikan Pembangunan Menuju Ibu Kota Politik 2028 Tetap Lancar
Puluhan Relawan MDMC Diterjunkan ke Wilayah Terisolir Aceh Tengah Pasca Bencana
Sepak Bola Peduli, ASKAB PSSI Tapanuli Selatan Gelar Laga Amal Bencana Banjir
Belum Ada Kasus Super Flu di Medan, Dinkes Minta Warga Tak Panik: Jika Alami Gejala, Segera Periksa!
Pemulihan Pascabanjir Bandang di Tapteng, Bupati Masinton Pastikan Sawah Produktif Kembali Normal
Sumut Siapkan Rp 430 Miliar untuk Rehabilitasi Pascabencana, Bupati Tapteng Pastikan Tepat Sasaran dan Masyarakat Terlayani
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru