Dasco menegaskan, rapat terbuka ini digelar untuk membahas perbaikan ekosistem tata kelola jaminan sosial kesehatan yang terintegrasi.
"PBI merupakan program bantuan sosial bagi masyarakat yang tidak mampu agar mereka tidak perlu mengeluarkan biaya berobat. Namun, perlu ada perbaikan ekosistem tata kelola jaminan kesehatan agar mitigasi penonaktifan program ini dapat dilakukan secara tepat," ujar Dasco.
Dalam rapat tersebut, DPR menekankan bahwa BPJSPBI ditujukan bagi warga miskin atau rentan miskin.
Penonaktifan yang terjadi belakangan menimbulkan gejolak di masyarakat, sehingga diperlukan evaluasi dan integrasi data yang lebih baik agar hak penerima manfaat tidak terganggu.
Hadir pula Kepala dan Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Widyasanti, yang diminta memberikan data terkait kepesertaan dan potensi risiko sosial akibat kebijakan ini.
Rapat diharapkan menghasilkan langkah strategis untuk memastikan program BPJSPBI berjalan efektif dan tepat sasaran.*
(km/ad)
Editor
: Abyadi Siregar
Kisruh BPJS PBI: DPR Panggil Mensos, Menkes, Menkeu, Menteri PPN dan Dirut BPJS