MEDAN – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tercatat memiliki sekitar 4.749.208 masyarakat yang aktif menerima Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) hingga 22 Januari 2026.
"Berdasarkan data dinas sosial, total segmen PBI JK yang aktif saat ini sekitar 4,7 juta orang," kata Nelly.
Distribusi PBI JK di masing-masing daerah cukup beragam. Beberapa kabupaten/kota dengan jumlah penerima terbesar antara lain Kota Medan 689.133 orang, Kabupaten Langkat 423.022 orang, Kabupaten Deli Serdang 321.035 orang, Kabupaten Simalungun 250.756 orang, dan Kabupaten Asahan 224.651 orang.
Sementara itu, kabupaten/kota dengan jumlah penerima lebih sedikit termasuk Kota Sibolga 37.106 orang, Kabupaten Pakpak Bharat 22.410 orang, dan Kabupaten Toba 62.231 orang.
Data lengkap mencakup semua kabupaten/kota di Sumut.
PBI JK merupakan program pemerintah untuk memastikan masyarakat tidak mampu tetap mendapatkan akses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.
Data terbaru ini penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal.
Selain itu, Dinas Kesehatan Sumut juga mencatat adanya sekitar 302 ribu PBI JK yang dinonaktifkan per Januari 2026 karena berbagai alasan administrasi, seperti perubahan data kependudukan atau pindah domisili.
Program PBI JK di Sumut menjadi salah satu fokus pemerintah dalam memperkuat sistem jaminan kesehatan nasional, sekaligus mendukung pencapaian target Universal Health Coverage (UHC) di seluruh kabupaten/kota.*
(mi/dh)
Editor
: Adam
Sumatera Utara Catat 4,7 Juta Segmen PBI Jaminan Kesehatan Aktif hingga Januari 2026