Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
TAPANULI SELATAN – Sejumlah wartawan mengaku dihalangi hingga diminta meninggalkan lokasi saat meliput sidang lapangan perseteruan antara Parsadaan Siregar Siagian dan PT AR Martabe, Kamis, 12 Februari 2026.
Insiden bermula ketika kuasa hukum Parsadaan Siregar Siagian, RHa Hasibuan, bersama Ketua Parsadaan Siregar Siagian Farhan Siregar dan Ketua FK Alam hendak memberikan keterangan pers kepada sejumlah media di tepi jalan masuk areal perusahaan.
Namun, sejumlah petugas keamanan dan staf PT AR melarang kegiatan tersebut dengan alasan lokasi itu termasuk kawasan Objek Vital Nasional (Obvitnas).Baca Juga:
Adu mulut antara kedua pihak tak terhindarkan.
Wartawan bersama tim Parsadaan Siregar Siagian kemudian bergeser ke seberang jalan raya untuk melanjutkan konferensi pers, dengan pertimbangan berada di luar area perusahaan.
Meski demikian, menurut keterangan sejumlah jurnalis, pihak perusahaan kembali melarang pengambilan video dan foto dengan latar belakang areal tambang.
Perdebatan pun kembali memanas sebelum akhirnya sesi konferensi pers tetap dilanjutkan dengan penjagaan dari pihak perusahaan di seberang jalan.
Sejumlah wartawan yang berada di lokasi menyatakan keberatan atas tindakan tersebut.
"Apa jalan raya ini juga masuk areal PT AR? Sudah pun kita berada di luar areal, masih saja dilarang merekam video dan mengambil foto saat konferensi pers dengan latar belakang PT AR. Kami merasa dihalangi dalam menjalankan tugas peliputan," ujar para wartawan di lokasi kejadian.
Peristiwa ini terjadi hanya beberapa hari setelah peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar pada 9 Februari lalu di Banten.
Sejumlah jurnalis menilai insiden tersebut mencederai semangat kebebasan pers dan kerja jurnalistik di lapangan.
Para wartawan yang berada di lokasi, di antaranya Indra S. Harahap (BITV Online), Parlin Pohan (Hariantabagsel.com), Mahmud Nasution (ASatuPro), Rahmad Hidayat Nasution (Signal24), Rijal Nasution (Sumut 24), Lesmana (Detiksatu.com), serta Rajesh Simanungkalit, menyatakan akan melaporkan kejadian tersebut kepada organisasi wartawan dan media untuk ditindaklanjuti.
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA