Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
TANJAB TIMUR – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di Kelurahan Parit Culum Satu, Kecamatan Muara Sabak Barat, terpaksa mencari berbagai cara agar tetap dapat memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.
Salah seorang warga, Mahruf, mengaku kesulitan mendapatkan air setelah sumur di rumahnya mulai mengering akibat kemarau yang berkepanjangan.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Mahruf memutuskan memperdalam sumurnya agar masih dapat menghasilkan air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga, mulai dari mandi, mencuci, hingga memasak.
Baca Juga:
Menurutnya, langkah itu menjadi satu-satunya cara yang bisa dilakukan di tengah menurunnya debit air tanah selama musim kemarau.
Kondisi serupa juga mulai dirasakan sejumlah warga lainnya di Kelurahan Parit Culum Satu. Menurunnya ketersediaan air bersih membuat masyarakat khawatir apabila musim kemarau berlangsung lebih lama.
Warga berharap hujan segera turun sehingga pasokan air kembali normal. Selain itu, masyarakat juga meminta pemerintah daerah memberikan perhatian apabila kekeringan terus berlanjut, termasuk menyiapkan langkah antisipasi untuk memastikan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi.
Musim kemarau yang masih berlangsung diperkirakan akan terus memengaruhi ketersediaan air di sejumlah wilayah apabila tidak segera diikuti peningkatan curah hujan. Karena itu, warga berharap adanya solusi jangka pendek maupun jangka panjang guna mengantisipasi dampak kekeringan di masa mendatang.* (dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.