Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
TANJAB TIMUR – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di Kelurahan Parit Culum Satu, Kecamatan Muara Sabak Barat, terpaksa mencari berbagai cara agar tetap dapat memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.
Salah seorang warga, Mahruf, mengaku kesulitan mendapatkan air setelah sumur di rumahnya mulai mengering akibat kemarau yang berkepanjangan.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Mahruf memutuskan memperdalam sumurnya agar masih dapat menghasilkan air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga, mulai dari mandi, mencuci, hingga memasak.Baca Juga:
Menurutnya, langkah itu menjadi satu-satunya cara yang bisa dilakukan di tengah menurunnya debit air tanah selama musim kemarau.
Kondisi serupa juga mulai dirasakan sejumlah warga lainnya di Kelurahan Parit Culum Satu. Menurunnya ketersediaan air bersih membuat masyarakat khawatir apabila musim kemarau berlangsung lebih lama.
Warga berharap hujan segera turun sehingga pasokan air kembali normal. Selain itu, masyarakat juga meminta pemerintah daerah memberikan perhatian apabila kekeringan terus berlanjut, termasuk menyiapkan langkah antisipasi untuk memastikan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi.
Musim kemarau yang masih berlangsung diperkirakan akan terus memengaruhi ketersediaan air di sejumlah wilayah apabila tidak segera diikuti peningkatan curah hujan. Karena itu, warga berharap adanya solusi jangka pendek maupun jangka panjang guna mengantisipasi dampak kekeringan di masa mendatang.* (dh)
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA