Kena OTT Proyek Jalan PUPR, KPK Tangkap Bupati Bolmut Sirajudin Lasena dan 13 Orang
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Sirajudin Lasena dalam operasi tangkap tang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sekadar memenuhi syarat administratif. Koalisi menilai pengganti Anggota Ombudsman harus merupakan sosok yang memiliki integritas, independensi, serta memahami praktik reformasi birokrasi dan penegakan hukum.
Koalisi yang terdiri atas Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (LAKSAMANA), Aliansi Rakyat Peduli Demokrasi (ARPD), Garda Tipikor Indonesia (GTI), bersama sejumlah organisasi masyarakat sipil lainnya menilai kekosongan jabatan tersebut harus menjadi momentum memperkuat kelembagaan Ombudsman RI.
Juru Bicara Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman, Samuel Silaen, mengatakan kekosongan jabatan Anggota Ombudsman terjadi setelah adanya persoalan hukum yang menjerat mantan Anggota Ombudsman, Hery Susanto. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi agar penggantinya benar-benar memiliki kapasitas dan rekam jejak yang baik.Baca Juga:
"Peristiwa yang menyebabkan terjadinya kekosongan jabatan Anggota Ombudsman harus menjadi bahan evaluasi bersama. Karena itu, penggantinya harus benar-benar sosok yang memiliki integritas, independensi, dan pengalaman sehingga mampu menjaga marwah Ombudsman sebagai lembaga pengawas pelayanan publik," kata Samuel kepada wartawan di Jakarta, Minggu (2/8/2026).
Samuel menilai Indonesia masih menghadapi tantangan dalam pelaksanaan reformasi birokrasi pemerintahan dan penegakan hukum. Menurutnya, kedua aspek tersebut berkaitan erat dengan tugas dan fungsi Ombudsman sebagai lembaga pengawas pelayanan publik.
Ia menegaskan, Anggota Ombudsman yang baru tidak cukup hanya memahami teori administrasi negara. Figur yang dipilih harus memiliki pengalaman nyata dalam menjalankan reformasi birokrasi, memahami sistem pemerintahan, menguasai dinamika pelayanan publik, sekaligus memahami praktik penegakan hukum.
"Anggota Ombudsman tidak cukup hanya memahami teori administrasi negara. Yang dibutuhkan adalah figur yang memahami praktik reformasi birokrasi, memahami bagaimana sistem pemerintahan berjalan, menguasai dinamika pelayanan publik, sekaligus memahami praktik penegakan hukum. Dengan pengalaman tersebut, yang bersangkutan dapat langsung bekerja sejak hari pertama tanpa harus belajar terlebih dahulu," ujarnya.
Selain kompetensi, Koalisi juga menilai calon Anggota Ombudsman harus memiliki rekam jejak yang bersih, bebas dari konflik kepentingan, berintegritas, serta memiliki keberanian moral dalam menjalankan tugas pengawasan pelayanan publik.
Sebagai bentuk partisipasi masyarakat, Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman berencana menyampaikan surat resmi kepada Presiden Republik Indonesia. Surat tersebut berisi pandangan dan rekomendasi mengenai kriteria calon Anggota Ombudsman yang dinilai layak mengisi kekosongan jabatan.
"Kami tidak mengusulkan berdasarkan kedekatan ataupun kepentingan tertentu. Yang kami sampaikan kepada Presiden adalah kebutuhan objektif Ombudsman saat ini, yakni figur yang berintegritas, memahami praktik reformasi birokrasi pemerintahan dan penegakan hukum, serta mampu langsung menjalankan tugas untuk memperkuat pengawasan pelayanan publik dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Ombudsman," pungkas Samuel.* (dh)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Sirajudin Lasena dalam operasi tangkap tang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Aktivis sosial Palti Hutabarat meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memanfaatkan persidangan Mahkamah Konstitusi (MK) untu
POLITIK
JAKARTA Pakar hukum tata negara Denny Indrayana menyebut Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki kewenangan memeriksa persoalan syarat pendidikan
NASIONAL
DELI SERDANG Warga Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), digegerkan dengan penemuan mayat bayi baru lahir yang ditemukan dalam bu
PERISTIWA
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memperkuat pengawalan terhadap program strategis Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pengawalan dilakukan
NASIONAL
SERANG Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan kebijakan ketenagakerjaan harus mampu menjaga perlindungan peke
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik 14 pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan ekosistem Komite Stabilitas
EKONOMI
MEDAN Perum Bulog Wilayah Sumatera Utara menerima tambahan 4.434 ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dari Jawa Timur yang tiba di Pelabuhan
EKONOMI
LUBUK PAKAM Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polresta Deli Serdang menangkap tiga pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan menangkap seorang pria berinisial J (30) yang diduga membegal pengemudi ojek pangkalan di kawasan
HUKUM DAN KRIMINAL